Terduga Teroris Bekasi Belajar Bikin Bom Setan dari Medsos
Terduga teroris EY yang merupakan pimpinan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Bekasi, Jawa Barat, belajar membuat serta memodifikasi bom dari media sosial (medsos).
Terduga teroris EY yang merupakan pimpinan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Bekasi, Jawa Barat, belajar membuat serta memodifikasi bom dari media sosial (medsos).
Polisi mengungkap penerapan teknologi yang diduga bakal digunakan untuk meledakkan bom oleh terduga teroris yang ditangkap di Bekasi, Jawa Barat beberapa waktu lalu.
Salah seorang terduga teroris di Bekasi, Jawa Barat disebut polisi pernah berprestasi di tingkat nasional.
Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap dua terduga teroris EY dan YM, yang merupakan pengembangan dari penangkapan delapan orang kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Lampung yang ditangkap di Bekasi.
Densus 88 Anti-Teror Polri menangkap dua orang terduga teroris berinisial EY, 27, yang merupakan seorang pemilik toko seluler serta YN alias Kautsar, 18, di Kota Bekasi, Rabu (8/5/2019) malam.
Detasemen Khusus 88 Mabes Polri kembali menangkap terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah di Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (8/5/2019).
Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror menyita dua buah bom pipa aktif yang tidak dilengkapi dengan switching yang disimpan di toko ponsel Wanky Cell di Jalan Muchtar Tabrani Bekasi Barat.
Densus 88 Anti Teror Polri berhasil menangkap teroris RH serta M di Bitung, Manado, Kamis (2/5/2019). Keduanya ternyata ingin bergabung dengan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora di Poso, Sulawesi Tengah.
Polisi mengklaim terduga teroris di Bekasi, Jawa Barat ingin menunggangi gerakan people power yang dihembuskan untuk mendelegitimasi pemilu.
Satu terduga teroris yang melarikan diri ke wilayah Kampung Cikunir RW 01 Kelurahan Jatikramat Kecamatan Jatiasih Kota Bekasi Jawa Barat meledakan diri saat akan dilakukan penangkapan oleh Densus 88 Antiteror Mabes Polri.