Polisi Malaysia Tangkap 4 Teroris, 1 Orang dari WNI
Empat teroris berhasil ditangkap Polisi Diraja Malaysia (PDRM). Salah satunya adalah Warga Negara Indonesia (WNI).
Empat teroris berhasil ditangkap Polisi Diraja Malaysia (PDRM). Salah satunya adalah Warga Negara Indonesia (WNI).
Kelompok bersenjata melakukan aksi brutal di gereja Katolik Burkina Faso bagian utara, Minggu (12/5/2019) waktu setempat. Mereka menembak mati enam orang yang sedang menghadiri misa di gereja itu.
Dua orang yang didakwa atas serangan gereja dan sebuah toko milik warga Kristen di Kairo, akhirnya dijatuhi hukuman mati oleh Pengadilan Mesir, Minggu (12/5/2019).
Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri dikabarkan kembali menangkap satu terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Kota Bekasi, Jawa Barat pada Sabtu (11/5/2019) malam.
Pengadilan Sri Lanka menyetujui tes DNA kepada pelaku pengeboman guna mengkonfirmasi bahwa pemimpin serangan garis keras yang menewaskan lebih dari 250 orang pada Minggu Paskah di sejumlah gereja dan hotel benar meledakkan dirinya di Hotel Sangri-La Kolombo.
Terduga teroris EY yang merupakan pimpinan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Bekasi, Jawa Barat, belajar membuat serta memodifikasi bom dari media sosial (medsos).
Polisi mengungkap penerapan teknologi yang diduga bakal digunakan untuk meledakkan bom oleh terduga teroris yang ditangkap di Bekasi, Jawa Barat beberapa waktu lalu.
Salah seorang terduga teroris di Bekasi, Jawa Barat disebut polisi pernah berprestasi di tingkat nasional.
Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap dua terduga teroris EY dan YM, yang merupakan pengembangan dari penangkapan delapan orang kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Lampung yang ditangkap di Bekasi.
Densus 88 Anti-Teror Polri menangkap dua orang terduga teroris berinisial EY, 27, yang merupakan seorang pemilik toko seluler serta YN alias Kautsar, 18, di Kota Bekasi, Rabu (8/5/2019) malam.