Vaksinasi Digencarkan, Wabah Antraks Belum Berimbas ke Ekonomi Warga Gunungkidul
Vakinasi antraks akan digencarkan di Gunungkidul pada hewan ternak untuk mengehntikan wabah pada sapi ini.
Vakinasi antraks akan digencarkan di Gunungkidul pada hewan ternak untuk mengehntikan wabah pada sapi ini.
Tradisi brandu diduga menjadi penyebab penularan antraks yang terjadi di Gunungkidul. Pemerintah disarankan untuk membeli ternak khususnya sapi
Temuan kasus antraks di salah satu kabupaten di DIY, menjadi perhatian Pemkot Jogja untuk melakukan pemantauan
Pemkab Gunungkidul mendorong peternak di wilayahnya untuk mengasuransikan hewannya daripada melakukan tradisi bradu, Jumat (7/7/2023).
Status KLB Antraks Menunggu Keputusan Gunungkidul, Sekda DIY: Kalau KLB, Ada Percepatan Penganggaran
Langkah pemberian insentif bagi ternak mati atau penerapan skema asuransi ternak dinilai mampu menekan kebiasaan brandu yang ada di Gunungkidul.
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Gunungkidul sudah melakukan vaksinasi antraks pada 77 ekor sapi dan 286 ekor kambing di Padukuhan Jati.
Buntut maraknya kasus antraks di Gunungkidul, Pemkab akan menggodok Peraturan Daerah (Perda) tentang ganti rugi hewan ternak milik warga yang mati.
DPKP DIY Klaim Tidak Ada Daging Sapi Yang Terkontaminasi Antraks Yang Tersebar
Dinkes Gunungkidul sudah melaporkan kondisi antraks di wilayahnya ke Bupati dimana syarat keadaan luar biasa (KLB) antraks sudah terpenuhi.