Merapi Muntahkan Awan Panas Sejauh 2,2 Kilometer ke Arah Kali Bebeng
Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah meluncurkan awan panas guguran hingga sejauh 2,2 kilometer ke arah Kali Bebeng pada Kamis pukul 16.38 WIB.
Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah meluncurkan awan panas guguran hingga sejauh 2,2 kilometer ke arah Kali Bebeng pada Kamis pukul 16.38 WIB.
Kerusakan jaringan air bersih di Glagaharjo, Kapanewon Cangkringan sudah terjadi dalam waktu sepekan. Kebutuhan air bersih bagi warga 8 Dusun di Glagaharjo masih disuplai melalui kiriman truk-truk tanki.
Ahli Vulkanologi menjelaskan bahwa erupsi yang terjadi di Gunung Semeru disebabkan karena guguran kubah lava yang dipengaruhi curah hujan.
Serangkaian awan panas atau wedus gembel kembali terjadi di Gunung Merapi pada Senin (6/12/2021) petang. BPPTGK mencatat sedikitnya tiga kali terjadi luncuran awan panas ke arah Barat Daya.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menegaskan status dan kondisi Gunung Merapi saat ini masih berada di level III atau Siaga menyusul letusan Semeru pada Sabtu (4/12/2021). BPPTKG menyebut karakteristik tiap gunung api di Indonesia berbeda antara satu dengan yang lain. Namun demikian, fenomena Semeru yang erupsi pada saat status level II atau Waspada bisa saja terjadi pada Merapi.
PVMBG melaporkan Gunung Merapi dengan status siaga level III usai Gunung Semeru meletus pada hari ini.
Gunung Semeru mengalami peningkatan aktivitas vulkanik yang ditunjukkan dengan terjadinya guguran awan panas mengarah ke Besuk Kobokan, Desa Sapiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (4/12/2021) pukul 15.20 WIB.
Gunung Semeru yang berada di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur meletus pada Sabtu (4/12/2021) sekitar pukul 15.00 WIB. Kawasan Lumajang bahkan dilaporkan dalam keadaan gelap gulita akibat tertutup abu pada sore hari.
Aktivitas erupsi Gunung Merapi masih terus terjadi. Dalam sepekan terakhir, teramati sebanyak 110 guguran lava pijar dan satu awan panas. Aktivitas kegempaan Gunung Merapi juga tercatat masih cukup intens terjadi.
Aktivitas erupsi Gunung Merapi khususnya guguran lava pijar dalam beberapa hari terakhir cukup intens. Pada Senin (8/11/2021) teramati setidaknya tujuh guguran lava pijar sejauh maksimal 2 km. Selain itu juga terdengar tiga kali suara guguran.