Serangan Bom di Sri Lanka Renggut 207 Nyawa
Sejumlah 207 orang tewas dan setidaknya 450 orang lainnya mengalami luka akibat ledakan bom yang menghancurkan gereja dan hotel di Sri Lanka pada Minggu (21/4/2019) yang berbarengan dengan momen Paskah.
Sejumlah 207 orang tewas dan setidaknya 450 orang lainnya mengalami luka akibat ledakan bom yang menghancurkan gereja dan hotel di Sri Lanka pada Minggu (21/4/2019) yang berbarengan dengan momen Paskah.
Sedikitnya 11 orang tewas akibat bom mobil yang meledak di dekat sebuah hotel dan restoran di Ibu Kota Somalia, Mogadsihu, Kamis (28/3/2019).
Tim Densus 88 dan Gegana meledakkan sisa bom Sibolga di kawasan Rindu Alam, Sibuluan, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kamis (14/3/2019). Peledakan disaksikan Kepala Polda Sumatera Utara, Inspektur Jenderal Polisi Agus Andrianto.
Sebelum Tim Densus 88 Antiteror Polri akan menangkap terduga teroris Husain alias Abu Hamzah Abu Hamzah di Jalan KH Ahmad Dahlan, Sibolga Sambas, Sibolga, sebanyak empat ranjau telah ditanam di luar rumahnya.
Dugaan jika Solimah, istri terduga teroris Husain alias Abu Hamzah yang meledakkan diri pada waktu dini hari karena kepercayaan dari ajaran yang mereka anut muncul dari Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo. Ia menduga, mereka percaya jika setiap tengah malam, para malaikat turun ke bumi.
Setelah terjadi ledakan di Sibolga, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) siap memberikan bantuan medis untuk semua korban. Hal itu sesuai perintah UU No.5/2018 tentang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Teroris.
Tim Gegana Polri meledakkan 8-9 benda yang diduga bom saat aparat melakukan olah TKP di rumah terduga teroris Husein alias Abu Hamzah di Sibolga, Sumatera Utara.
Dua jasad yang ditemukan dalam keadaan hancur tersebut kini masih diidentifikasi tim Laboratorium Forensik dan Indonesia Automatic Fingerprints Identification System (INAFIS).
Istri terduga teroris Sibolga diduga meledakkan diri bersama anaknya Rabu (13/3/2018) dini hari.
Polisi langsung melakukan evakuasi kepada warga yang masih berada di sekitar lokasi pasca kembali meledaknya bom dari rumah terduga teroris di Jalan KH Ahmad Dahlan, Gang Sekuntum, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Siboga, Sumatera Utara.