Gas 3 Kg Langka di Gunungkidul, Harga Mencapai Rp25.000
Warga Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari mengeluhkan kelangkaan gas 3 kg. Kalaupun ada, harganya jauh di atas harga eceran terendah (HET).
Warga Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari mengeluhkan kelangkaan gas 3 kg. Kalaupun ada, harganya jauh di atas harga eceran terendah (HET).
Pemkab Sleman melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman dan Pertamina melakukan sidak ke beberapa warung makan yang ada di Sleman. Pada sidak, didapati warung makan yang masih menggunakan gas melon.
Adanya temuan restoran yang masih memakai gas elpiji kemasan tiga kilogram pada inspeksi mendadak di Bantul minggu lalu, PT Pertamina unit pemasaran Jateng-DIY mengaku akan melakukan pengawasan berkala. Agar penyalahgunaan gas subsidi ini tidak terjadi kembali.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY terus berupaya melakukan peningkatan pengawasan terhadap peredaran gas elpiji bersubsidi. Restoran dengan kategori usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) masih boleh menggunakan gas bersubsidi.
Dinas Perdagangan Bantul bekerja sama dengan PT Pertamina unit pemasaran Jawa Tengah (Jateng) DIY menginspeksi mendadak potensi penyalahgunaan elpiji kemasan tiga kilogram. Hasilnya ditemukan restoran yang terbukti menggunakan gas bersubsidi tersebut.
PT Pertamina (Persero) bekerja sama dengan Polres Klaten dan agen melakukan sidak elpiji ukuran tabung tiga kilogram (kg) di beberapa usaha kecil dan menengah (UKM) di Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten. Hasilnya, masih ada UKM yang menggunakan tabung gas melon subsidi tersebut.
Agen dan pangkalan tidak diperbolehkan menaikan harga gas melon di atas harga eceran tertinggi (HET).
Warga mempertanyakan kenaikan harga gas elpiji tiga kilogram (gas melon) di SPBU 14 yang dinilai tidak wajar karena melanggar aturan harga eceran terendah (HET).
Hiswana Migas DIY masih menunggu instruksi pemerintah terkait distribusi produk terbaru PT Pertamina yakni Bright Gas kemasan tiga kilogram (kg). Hingga kini, produk tersebut belum masuk pasar Jogja.
Mengantisipasi adanya praktik penimbunan gas LPG tiga kilogram seperti yang terjadi di kota lain, Pertamina dan Dirjen Migas selama beberapa hari melakukan pemantauan di jalur distribusi LPG. Upaya untuk mencegah praktik tersebut terjadi di wilayah Jawa Tengah DIY, Pertamina MOR IV juga melakukan kordinasi dengan sejumlah pihak.