Sekda Gunungkidul: Penanggulangan Kemiskinan Agenda Tiap Tahun
Sekretaris Daerah Gunungkidul Drajad Ruswandono mengatakan, program penanggulangan kemiskinan di Gunungkidul merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan di setiap tahun.
Sekretaris Daerah Gunungkidul Drajad Ruswandono mengatakan, program penanggulangan kemiskinan di Gunungkidul merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan di setiap tahun.
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan anggaran Rp56,5 miliar untuk penanggulangan kemiskinan. Diharapkan dengan program ini, upaya pengentasan kemiskinan dapat lebih optimal.
Angka kemiskinan di Gunungkidul turun 1,5% di 2018. Capaian ini melebihi target penurunan yang dipatok 1% di setiap tahunnya.
Kelakuan warga yang mengaku miskin demi mendapatkan bantuan diakui pemerintah masih terjadi di DIY.
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sleman memetakan kawasan untuk mengentaskan ketimpangan yang terjadi di tengah masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan yakni pemberian bantuan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Pemkab Bantul gagal mencapai target penurunan angka kemiskinan tahun ini. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik DIY, angka kemiskinan di Bantul tahun ini masih mencapai lebih dari 130.000 jiwa (13,43%).
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menerapkan empat strategi pengentasan kemiskinan di Sleman melalui beberapa organisasi perangkat daerah (OPD). Keempat strategi itu diterapkan untuk mencapai target angka kemiskinan sebesar 8% dari jumlah penduduk.
Seorang warga bernama Herman RT 22 Senowo, Argodadi, Sedayu, Bantul kini tak lagi tinggal di kandang ayam.
Dinas Sosial (Dinsos) DIY menyambut baik rencana kenaikan nilai bantuan PKH. Kenaikan bantuan untuk keluarga miskin diharapkan bisa mengurangi jumlah penduduk miskin di provinsi ini.
Pemerintah menaikkan uang bantuan untuk keluarga miskin berkali-kali lipat, bisa mencapai Rp10 juta per tahun. Tujuannya untuk mempercepat pengentasan kemiskinan.