Penggunaan Kartu Tani di Bantul Masih Rendah
Jumlah penggunaan program Kartu Tani di Bantul belum sampai 50% hingga Februari 2021 meski kartu nyaris didistribusikan 100%. Belum masuknya masa tanam membuat pengguna Kartu Tani belum banyak.
Jumlah penggunaan program Kartu Tani di Bantul belum sampai 50% hingga Februari 2021 meski kartu nyaris didistribusikan 100%. Belum masuknya masa tanam membuat pengguna Kartu Tani belum banyak.
Sejak dijalankan beberapa tahun lalu, belum ada peserta asuransi pertanian di Bantul yang melakukan klaim. Belum adanya kerusakan yang mencapai 75 persen atau lebih, mengisyaratakan jika panen padi di Bantul sukses.
Di tengah cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi dan durasi hujan yang panjang akibat La Nina, panen bawang di luar musim tanam atau off season di Kabupaten Bantul justru alami peningkatan. Kesuksesan panen bawang di sejumlah titik ini diharapkan dapat membantu petani di masa pandemi.
Pemkab Gunungkidul menerima sertifikat tanda daftar varietas lokal dari Kementerian Pertanian untuk bawang merah Banyubening dan bawang putih Lumbu Putih. Selain memperkaya jenis tanaman lokal, diharapkan sertifikasi ini dapat meningkatkan produktivitas bawang di Bumi Handayani.
Komoditas durian asal Dusun Ngesong, Kalurahan Giripurwo, Kapanewon Girimulyo, Kulonprogo, mampu bersaing di pasaran. Kelompok tani di Girimulyo mengaku mereka tak kesulitan menjual durian yang sudah ditanam sekitar empat tahun di lahan yang berada dekat dengan Embung Kleco.
Dari lima sektor lapangan usaha yang memberikan kontribusi terbesar, hanya pertanian, kehutanan, dan perikanan yang tumbuh positif. Pada kuartal IV, sektor ini tumbuh positif 2,59 persen.
Status Kulonprogo sebagai daerah penghasil buah durian bakal kian kokoh menyusul adanya rencana perluasan kawasan budidaya durian hingga 20 hektare (ha) di Kapanewon Kalibawang.
Pengurangan alokasi subsidi pupuk dikhawatirkan bisa menurunkan produktivitas hasil tanaman sebesar 20-24 persen, mengingat pupuk menjadi bahan penunjang bagi petani dalam berproduksi.
Hujan deras yang terus terjadi saat ini membuat petani cabai kelimpungan. Banyak tanaman cabai mati dan kering sehingga petani tidak bisa memanen dan stok cabai pun sampai saat ini kosong di tingkat petani.
Sejumlah petani di Bantul mengaku tidak tertarik untuk menanam kedelai karena hasil panennya yang tidak memuaskan. Hal itu diakui oleh Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Joko Suyono.