Sempat Vakum, Pasar Tani DIY Dibuka Lagi
Setelah sempat vakum karena pandemi Covid-19, Pasar Tani DIY kembali diadakan. Pasar Tani yang berlangsung seminggu sekali di hari Jumat ini sudah berlangsung sejak 2006.
Setelah sempat vakum karena pandemi Covid-19, Pasar Tani DIY kembali diadakan. Pasar Tani yang berlangsung seminggu sekali di hari Jumat ini sudah berlangsung sejak 2006.
Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpangan) Kulonprogo mengembangkan Pasar Hewan Terpadu (PHT) dari yang semula hanya khusus sebagai tempat jual beli ternak sekarang menjajakan hasil pertanian kelompok wanita tani (KWT) setempat.
Pemkab Kulonprogo memastikan kebutuhan beras di kabupaten ini pada 2021 bakal tercukupi. Pemkab juga optimistis Kulonprogo akan kembali mengalami surplus beras seperti tahun-tahun sebelumnya.
Pemerintah Kabupaten Bantul memastikan stok kedelai masih aman sampai dua bulan ke depan meski ada kenaikan harga di pasaran.
Kabid Sarpras Penyuluhan Dinas Pertanian, Pangan Kelautan dan Perikanan (DP2KP) Bantul Arifin Hartanto mengakui beberapa waktu terakhir ada sebanyak 27.000 kartu tani di DIY ditolak oleh sistem yang ada. Hal ini dikarenakan adanya kesalahan dalam data yang dimasukkan pada kartu tersebut.
Sejumlah petani di Bantul mengeluh karena tidak bisa membeli pupuk bersubsidi. Padahal, para petani tersebut telah mengantongi kartu tani.
Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpangan) Kulonprogo akan kembali mencetak sawah baru pada 2021. Lahan yang disulap jadi area persawahan itu berlokasi di empat kapanewon dengan total luas 50 hektare.
Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan [DP3] Sleman memperkirakan lahan sawah berkurang sekitar 50 hektare tiap tahun. Kondisi itu terjadi karea sawah banyak yang beralihfungsi jadi bangunan.
Kementerian Pertanian telah mempersiapkan pasokan beras lewat produksi pada musim tanam (MT) I dan II.
Dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melakukan pengabdian dengan skeman Program Kemitraan Masyarakat (PKM) di Bakungan, Wedomartani, Ngemplak, Sleman terutama pada Kelompok Tani Sri Mulyo. Sejumlah dosen yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Dr. Ir. Sudarja, M.T., Dr. Ir. Gatot Supangkat, M.P., IPM, Dr. Ir Wahyudi, S.T., M.T. dari Teknik Mesin UMY.