Lahan Padi Seluas 74,7 Ha di Kulonprogo Puso Gara-gara Banjir
Lahan pertanian padi seluas 74,7 ha yang tersebar di Kapanewon Panjatan, Lendah dan Galur dipastikan puso lantaran terendam banjir pasca hujan beberapa waktu lalu.
Lahan pertanian padi seluas 74,7 ha yang tersebar di Kapanewon Panjatan, Lendah dan Galur dipastikan puso lantaran terendam banjir pasca hujan beberapa waktu lalu.
Indmira sebagai perusahaan berbasis teknologi terus berkiprah di dunia pertanian. Salah satu program yang dilakukan adalah merehabilitasi lingkungan, seperti reklamasi tambang.
Amblesnya terowongan irigasi Bendung Tawang yang terletak di Dusun Sambiroto, Kalurahan Banyuroto, Kapanewon Nanggulan beberapa waktu lalu membuat petani setempat khawatir pasokan air tidak mencukupi dalam menyambut masa tanam kedua (MT II) April mendatang.
Berangkat dari keprihatinan atas kian langkanya tanaman koro benguk di Kapanewon Kokap, pemerintah kapanewon setempat kini tengah menggalakkan gerakan penanaman untuk tanaman tersebut.
Dalam rangka mencegah kasus tubuh pendek (stunting) di wilayah Kulonprogo, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulonprogo bertekad mengembangkan tanaman padi varietas IR Nutri Zinc.
Badan Standardisasi Nasional (BSN) melakukan kunjungan kerja ke CV Karya Hidup Sentosa, di Kapanewon Sentolo, Selasa (4/2/2020). Kegiatan ini dalam rangka mendorong konsistensi penerapan produk-produk alat mesin pertanian (Alsintan) ber Standar Nasional Indonesia (SNI).
Kemunculan hama keong yang menyerang tanaman padi yang berusia kurang dari 30 hari setelah masa tanam masih saja terjadi di beberapa wilayah di Kulonprogo. Untuk mengantisipasi kematian tanaman padi, petani diminta lebih perhatian terhadap tanamannya.
Dinas Pertanian dan Pangan Kulonpogo menyelenggarakan festival durian di Embung Tonogoro, Kalurahan Banjaroya, Kapanewon Kalibawang, Sabtu (1/2/2020). Acara bertajuk Kalibawang Heboh Durian itu bertujuan untuk menegaskan durian sebagai komoditas unggul Kulonpogo.
Dinas Pertanian dan Pangan Kulonpogo menargetkan program Rehabilitas Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) pada tahun ini bisa menyasar lahan seluas 500 hektare yang tersebar di 12 kapanewon.
Petani yang menanam cabai di musim hujan ini ia anggap di luar musim atau off-season.