Target Vaksinasi PMK Tahap Pertama di Sleman Tercapai
Target pemberian vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) tahap pertama di Sleman pada pekan ini tercapai. Hingga kini, tercatat sebanyak 3.100 ekor ternak di Sleman yang sudah diberi vaksin PMK.
Target pemberian vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) tahap pertama di Sleman pada pekan ini tercapai. Hingga kini, tercatat sebanyak 3.100 ekor ternak di Sleman yang sudah diberi vaksin PMK.
Pemda DIY mendapat alokasi vaksin untuk mencegah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak sebanyak 4.800 dosis.
Para petugas dikonsentrasikan untuk menvaksin ternak di sekitar lereng Merapi dengan prioritas sapi perah seperti Pakem, Cangkringan dan Turi, Kabupaten Sleman.
Pemberian vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) tahap pertama untuk 3.100 ekor ternak di Sleman ditarget selesai pekan ini.
Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menunjukkan hingga Selasa (28/6/2022) pukul 12.00 WIB vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau dosis penguat alias booster sudah dilakukan pada 50,2 juta penduduk Indonesia.
Untuk mengantisipasi peningkatan kasus Covid-19 dan mencegah varian baru BA.4 dan BA.5, Binda DIY berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kulonprogo menggencarkan vaksinasi. Vaksinasi kali ini dilakukan di Padukuhan Blumbang, Banjarasri, Kalibawang, dan Padukuhan Samiranan, Kalurahan Nomporejo, Galur, Selasa (28/6/2022).
DIY kembali menggencarkan pelaksanaan vaksinasi booster untuk mengejar perluasan warga yang mendapatkan dosis ketiga. Hal ini dilakukan sebagai upaya mencegah varian baru yaitu BA.4 dan BA.5.
BPOM akan mengusahakan agar Vaksin Merah Putih menjadi salah satu jenis vaksin yang dapat diterima oleh anak.
Tingkat vaksinasi booster Covid-19 di Jogja sudah mencapai 87%, sementara vaksinasi dosis II mencapai 215%.
Jawa Tengah mendapatkan alokasi vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) sebanyak 75 ribu vaksin. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menginstruksikan agar seluruh vaksin itu dihabiskan dalam waktu sepekan.