Pemerintah Berencana Tambah Lagi Produsen Vaksin di Indonesia
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan Indonesia berencana menambah satu lagi produsen vaksin dalam waktu dekat.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan Indonesia berencana menambah satu lagi produsen vaksin dalam waktu dekat.
Vaksinasi menjadi salah satu pencegahan yang efektif untuk mengatasi masalah persebaran wabah penyakit infeksi di lingkungan anak sekolah.
Bulan November ini menjadi momentum bagi Dinkes Kota Jogja untuk menggulirkan BIAS. Menyasar 17.687 anak usia SD di Kota Jogja
Program vaksinasi Japanese Enchepalitis di Kabupaten Sleman telah berakhir sejak 31 Oktober 2024, dengan capaian 96,6% dari target penerima sasaran vaksin.
PT Bio Farma (Persero), holding BUMN Farmasi telah meneken kontrak pengadaan vaksin senilai Rp1,4 triliun dengan beberapa negara, untuk waktu 2025.
Dinas Kesehatan Sleman sejak September 2024 menggecarkan program vakasinasi Japanese Enchepalitis. Hingga pertengahan Oktober capaianya sudah menembus 76%.
Global Islamic School 3 Yogyakarta (GIS 3 Jogja) menjadi tempat pelaksanaan Vaksinasi Japanese Encephalitis (JE) yang difasilitasi Puskesmas Depok I. Kegiatan d
Pemberian imunisasi Japanese Encephalitis (JE) untuk anak-anak di Kota Jogja sudah mencapai 50 persen dari target sasaran 82 ribu anak.
Dinkes mencatat capaian vaksinasi JE belum mencapai 50 persen. Ini tak lepas dari sejumlah kendala seperti orang tua yang keberatan untuk memberikan vaksin
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, Indonesia lakukan tiga uji vaksin TBC sebagai bagian dari upaya untuk mengentaskan tuberkulosis di Tanah Air.