Tinjau Vaksinasi, Ini Pesan Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo
Kegiatan vaksinasi ke seluruh warga di Sleman terus dilakukan demi mencapai her immunity atau kekebalan komunal.
Kegiatan vaksinasi ke seluruh warga di Sleman terus dilakukan demi mencapai her immunity atau kekebalan komunal.
Sebanyak 800 siswa dan guru di lingkungan madrasah mengikuti vaksinasi di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Sleman, Sabtu (6/11/2021). Vaksinasi itu diharapkan mencegah penyebaran Covid-19 selama siswa menjalani pembelajaran tatap muka (PTM).
Penyuntikan vaksin Covid-19 di Indonesia mencapai lebih dari 200 juta dosis hingga 4 November 2021, tepatnya 201,6 juta suntikan.
Pemkab Bantul terus berupaya mempercepat vaksinasi Covid-19 untuk mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok dengan berbagai cara, di antaranya dengan vaksinasi road show ke kelurahan-kelurahan dan padukuhan. Terlebih Bantul salah satu kabupaten yang masih rendah capaian vaksinasinya di DIY setelah Gunungkidul.
Ketua Tim Pakar Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito mengemukakan terdapat lima provinsi yang memiliki cakupan vaksinasi dosis lengkap di bawah rata-rata angka nasional.
Sekitar 200 dosis vaksin jenis Sinovac disiapkan dalam vaksinasi di SMK Muhammadiyah Berbah Sleman yang dihelat Badan Intelijen Negara (BIN) DIY, Kamis (4/11/2021). Vaksinasi itu digelar untuk menyisir kalangan pelajar serta masyarakat umum.
Menurutnya, pemerintah akan memulai vaksinasi kepada anak-anak setelah cakupan vaksinasi dosis pertama secara nasional telah melebihi capaian 70 persen.
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan lansia menjadi indikator penting untuk menentukan level PPKM di suatu wilayah.
Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman akan melakukan pemetaan sekolah yang dinilai siap menerima vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun. Pemetaan tersebut dilakukan sambil menunggu keputusan resmi dari pemerintah dan dinas kesehatan setempat.
PT Jasamarga Jogja Bawen dan PT Jogjasolo Marga Makmur berkolaborasi dengan Gerakan Kemanusiaan Republik Indonesia (GKR) melakukan vaksinasi kepada masyarakat dari semua lini. Tujuannya untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi yang terimbas dampak pandemi Covid-19 di wilayah DIY.