Capaian Vaksinasi di 5 Provinsi Ini Masih di Bawa Rata-rata Nasional
Ketua Tim Pakar Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito mengemukakan terdapat lima provinsi yang memiliki cakupan vaksinasi dosis lengkap di bawah rata-rata angka nasional.
Ketua Tim Pakar Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito mengemukakan terdapat lima provinsi yang memiliki cakupan vaksinasi dosis lengkap di bawah rata-rata angka nasional.
Sekitar 200 dosis vaksin jenis Sinovac disiapkan dalam vaksinasi di SMK Muhammadiyah Berbah Sleman yang dihelat Badan Intelijen Negara (BIN) DIY, Kamis (4/11/2021). Vaksinasi itu digelar untuk menyisir kalangan pelajar serta masyarakat umum.
Menurutnya, pemerintah akan memulai vaksinasi kepada anak-anak setelah cakupan vaksinasi dosis pertama secara nasional telah melebihi capaian 70 persen.
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan lansia menjadi indikator penting untuk menentukan level PPKM di suatu wilayah.
Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman akan melakukan pemetaan sekolah yang dinilai siap menerima vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun. Pemetaan tersebut dilakukan sambil menunggu keputusan resmi dari pemerintah dan dinas kesehatan setempat.
PT Jasamarga Jogja Bawen dan PT Jogjasolo Marga Makmur berkolaborasi dengan Gerakan Kemanusiaan Republik Indonesia (GKR) melakukan vaksinasi kepada masyarakat dari semua lini. Tujuannya untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi yang terimbas dampak pandemi Covid-19 di wilayah DIY.
Sekjen IDAI, Dr. Hikari Ambara Sjakti, Sp.A(K) menegaskan bahwa rekomendasi ini sifatnya dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan perkembangan bukti- bukti ilmiah yang terbaru.
Pemda DIY akan langsung menggelar vaksinasi ke sekolah-sekolah dasa (SD) setelah dibolehkannya vaksinasi Covid-19 jenis Sinovac untuk anak usia 6-11 tahun. Sementara untuk dewasa vaksinasi dosis pertama ditarget selesai akhir bulan ini.
Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kulonprogo menyambut baik rencana pemerintah pusat yang telah memberikan lampu hijau penggunaan vaksin jenis Sinovac, Coronavac, dan vaksin dari Bio Farma kepada anak usia 6 sampai dengan 11 tahun.
Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris meminta Kementerian Kesehatan mempercepat pelaksanaan vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun menyusul terbitnya izin penggunaan darurat (EUA) vaksin Sinovac oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).