12 Titik Panas Terdeteksi di Riau
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mendeteksi 12 titik panas di Provinsi Riau, yang menjadi indikasi awal kebakaran hutan dan lahan, pada Selasa (25/9/2018) pagi.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mendeteksi 12 titik panas di Provinsi Riau, yang menjadi indikasi awal kebakaran hutan dan lahan, pada Selasa (25/9/2018) pagi.
Lahan tanaman jati seluas sekitar empat hektare di Dusun Lanteng II, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, terbakar, Senin (24/9/2018) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, tetapi proses pemadaman membutuhkan waktu sekitar empat jam.
Pusat Pengendalian Operasional (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul mencatat hingga pertengahan September terdapat 123 kasus kebakaran. Masyarakat tetap diminta waspada terhadap potensi kebakaran memasuki pancaroba.
Kebakaran lahan di Gunung Sindoro dan Sumbing masih sulit dikendalikan.
Kebarakan hebat melanda hektaran kawasan hutan lindung Bukit Kembar di Desa Kutuh, Kintamani, Kabupaten Bangli, sejak Kamis (13/9/2018) malam. Tragisnya upaya pemadaman api hingga kini belum bisa dilakukan secara optimal, lantaran terkendala akses jalan yang terjal.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisia (BMKG) menyatakan jumlah titik panas di Pulau Sumatera, yang menjadi indikasi awal kebakaran hutan dan lahan, mencapai 154 titik.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan untuk Pemprov Riau bahwa ada dua daerah yang sangat rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan atau karhula, karena mengalami hari tanpa hujan cukup panjang.
Sekitar 60 meter persegi lahan hutan di Lereng Merapi terbakar pada Rabu (12/9/2018) siang. Kebakaran diduga karena semak belukar yang kering di musim kemarau.
Kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu yang terjadi selama beberapa hari terakhir terus meluas. Kebakaran yang terjadi telah merambat hingga mendekati kawasan wisata Kebun Teh Jamus di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
Upaya pemadaman kebakaran lahan-hutan di kawasan Gunung Sindoro, di Kabupaten Wonosobo dan Temanggung, Jawa Tengah, masih berlangsung hingga Minggu (9/9/2018) siang.