Berujung Perusakan, Ini Kronologi Unjuk Rasa di Penajam Passer Utara
Polda Kaltim menginformasikan bahwa situasi terkait dengan unjuk rasa penganiayaan yang melibatkan kelompoknya sebagai korban di Penajam Paser Utara sudah terkendali.
Polda Kaltim menginformasikan bahwa situasi terkait dengan unjuk rasa penganiayaan yang melibatkan kelompoknya sebagai korban di Penajam Paser Utara sudah terkendali.
Mahasiswa hingga kini masih menuntut Presiden Joko Widodo segera mengeluarkan Perppu pengganti UU KPK.
Guna mendukung pengunjuk rasa pro-demokrasi di Hong Kong, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat meloloskan Rancangan Undang-Undang (RUU).
Mahasiswa Universitas Halu Oleo Muh Yusuf Kardawi yang tewas saat berunjuk rasa diduga terkena tembakan baru dipukuli oleh oknum personel polisi, berdasarkan laporan investigasi Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS).
Polisi diduga melakukan ancaman kekerasan kepada mahasiswa yang berdemonstrasi mengkritik pemerintah di Gedung DPR beberapa waktu lalu.
Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya memutuskan tidak akan menerbitkan perizinan penyampaian aspirasi (unjuk rasa) mulai Selasa (15/10/2019) besok sampai Minggu (20/10). Hal itu dilakukan menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo dan Ma'ruf Amin.
Mulai pagi ini, Senin (14/10/2019), satu "water canon" atau meriam air disiagakan di samping pintu masuk Monumen Monas, tepat di depan Istana Kepresidenan, Jakarta.
Senator Amerika Serikat kembali bergabung menyuarakan penentangan terhadap NonLethal Technologies Inc yang bermarkas di Pennsylvania, lantaran menjual peralatan anti huru hara ke Hong Kong dan digunakan untuk melawan massa pro-demokrasi.
Misteri kematian Akbar Alamsyah akhirnya terungkap. Polda Metro Jaya, Jumat (11/10/2019) sore, akhirnya buka suara mengenai kronologi sejak pertama kali Akbar diamankan aparat usai bentrokan 25 September di Kompleks Parlemen Senayan hingga mengembuskan nafas terakhir di Cerebro Intensive Care Unit (CICU) RSPAD Gatot Soebroto.
Akbar Alamsyah salah satu korban demonstrasi yang berakhir ricuh di sekitar gedung DPR/DPD/MPR RI pada 25 September 2019 pergi untuk menonton demonstrasi bukan ikut berdemonstrasi. Hal tersebut dipastikan sendiri oleh pihak keluarga.