Korban Banjir Sentani Papua Bertambah Jadi 104 Orang
Korban banjir bandang yang meninggal di Kabupaten Jayapura mencapai 104 orang, termasuk 44 jenazah yang masih tersimpan di RS Bhayangkara, Kota Jayapura.
Korban banjir bandang yang meninggal di Kabupaten Jayapura mencapai 104 orang, termasuk 44 jenazah yang masih tersimpan di RS Bhayangkara, Kota Jayapura.
Sebanyak 25 kapal nelayan di Pantai Ngrenehan, Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari, Gunungkidul hilang terbawa banjir akibat hujan deras yang mengguyur seluruh DIY pada Minggu (17/3/2019).
Sebanyak tiga jenazah korban banjir bandang Sentani berhasil diidentifikasi oleh tim dokter dari Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura Papua. Dengan demikian, total korban yang teridentifikasi mencapai 29 jenazah.
Hujan seharian yang terjadi pada Minggu (17/3/2019) tidak hanya berdampak pada banjir di bantaran Sungai Serang saja, tapi juga longsor di empat kecamatan. Dampak dari longsor tersebut, akses jalan sempat terganggu dan membuat sebagian rumah warga rusak.
Banjir yang menggenang di SMK Negeri 1 Tanjungsari berdampak terhadap aktivitas belajar mengajar. Salah satunya, pihak sekolah menunda pelaksanaan ujian akhir sekolah berstandar nasional (UASBN) yang seharusnya diselenggarakan Senin (18/3/2019).
Dampak dari jebolnya tanggul Sungai Serang juga mencapai Desa Tayuban, Kecamatan Wates. Salah satu warga Desa Tayuban, Intan, 24, mengatakan genangan air kiriman dari ambrolnya tanggul tersebut mulai menerpa wilayahnya pada Senin dini hari sekitar pukul 01.45 WIB. Air setinggi 30 sentimeter sampai memasuki rumah warga.
Proyek pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kecamatan Temon turut terdampak banjir usai hujan deras mengguyur wilayah Kulonprogo sejak Sabtu (16/3/2019) pagi hingga Senin (18/3/2019) dinihari. Akibatnya, proses pengerjaan bandara yang pada April mendatang mulai dioperasikan itu sempat terhenti.
Desa Girirejo, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul yang terdampak banjir akibat luapan air Sungai Celeng membutuhkan bantuan berupa air bersih untuk keperluan para warga yang mengungsi. Sedangkan para warga telah mengungsi ditempat-tempat yang sudah aman.
Tanggul Serang Kulonprogo jebol akibat hujan deras yang mengguyur Minggu (17/3/2019). Warga sudah berupaya untuk mencegah tanggul agar tidak jebol, namun debit air semakin bertambah.
Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) bersama warga sekitar dan anggota TNI mulai memperbaiki tanggul Sungai Serang yang jebol di Dusun Bendungan Kidul, Desa Bendungan, Kecamatan Wates, Senin (18/3/2019). Penyegeraan perbaikan dilakukan supaya tidak mengancam ratusan warga yang bermukim di sekitar lokasi.