Rob Merendam Sejumlah Titik di Pantura
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana Raditya Jati mengatakan sejumlah wilayah di Pulau Jawa terendam rob akibat pasang air laut.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana Raditya Jati mengatakan sejumlah wilayah di Pulau Jawa terendam rob akibat pasang air laut.
Bencana alam banjir rob melanda sebagian wilayah Jakarta Utara.
Ratusan rumah di kawasan Klitren, Gondokusuman, Jogja sempat terendam banjir.
Hujan deras yang mengguyur wilayah Jogja pada Rabu (11/3/2020) mengakibatkan puluhan rumah terendam banjir.
Kondisi di Dusun Nglindur Kulon, Desa Nglindur, Kecamatan Girisubo, berangsur membaik. Genangan air yang merendam 17 kepala keluarga telah surut. Meski demikian, ancaman genangan belum sepenuhnya hilang karena potensi hujan lebat diprediksi masih turun.
Bencana hidrometeorologi terus terjadi di sejumlah wilayah di DIY. Di Gunungkidul deras hujan yang mengguyur Sabtu (7/3/2020) malam memicu terjadinya banjir di Kecamatan Girisubo dan Semanu. Selain merendam lahan pertanian, banjir juga merendam rumah warga. Di Kulonprogo, beberapa keluarga terpaksa mengungsi lantaran terancam tanah longsor.
Tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Gunungkidul, Sabtu (7/3/2020) merendam lahan pertanian di Kecamatan Semanu. Di Dusun Semanu Kidul, Desa Semanu, lahan pertanian terendam hingga setinggi 1,3 meter. Dampaknya, petani terancam gagal panen.
Warga Kulonprogo dibikin geger dengan potongan video pemberitaan salah satu stasiun televisi Net TV tentang banjir dan tanah longsor di Kulonprogo. Video berdurasi 2 menit tersebut tersebar di grup-grup WhatsApp warga Kulonprogo pada Kamis (5/3/2020).
Hujan deras yang terjadi Rabu (4/3/2020) hingga Kamis (5/3/2020) membuat genangan di sejumlah titik, termasuk Sekolah Dasar (SD) Timbulharjo, Sewon, Bantul.
Pemerintah Kabupaten Bantul resmi menetapkan status tanggap darurat bencana mulai Kamis (5/3/2020) hingga 30 April mendatang. Penetapan tanggap darurat bencana ini menyusul dampak cuaca ekstrem yang terjadi di Bantul dan pemulihannya membutuhkan waktu sekitar dua bulan.