3 Bencana dengan Fenomena Langka Sepanjang 2018 Sebabkan Ribuan Orang Tewas
Sebanyak tiga bencana alam yang terjadi pada 2018 disebut bencana langka.
Sebanyak tiga bencana alam yang terjadi pada 2018 disebut bencana langka.
BPBD Gunungkidul belum ada niat untuk memperbaiki tujuh EWS Tsunami yang terpasang di Pantai Selatan. Hal ini dikarenakan aset tersebut merupakan milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Siap siaga dan membekali diri dengan kemampuan tanggap darurat itu penting. Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) B Wisnu Widjaya mengatakan 34,9% orang selamat saat kejadian bencana karena mampu menyelamatkan diri sendiri.
Tsunami Aceh sudah 14 tahun berlalu. TIba-tiba sebanyak 45 kantong plastik berisi jasad korban tsunami ditemukan dalam satu lubang yang sama di Dusun Lamseunong, Gampong (Desa) Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar.
Ribuan bencana alam mendera wilayah Indonesia sepanjang tahun ini.
Sebanyak dua korban meninggal dunia akibat banjir bandang yang menerjang Desa Andung Biru, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur pada Senin (10/12/2018) malam.
Dusun Kedaton dan Dusun Banjar Baru, Desa Andung Biru dan Desa Tlogo Argo, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur dilanda banjir bandang dan tanah longsor.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY meminta kepada masyarakat untuk meningkatkan kesiagaan yang tinggal di 46 desa rawan banjir di wilayah DIY. Masyarakat diminta secara aktif melakukan pemantauan hingga kesiapan mengungsi jika terjadi curah hujan tinggi.
Hujan dengan intensitas tinggi pada Rabu (5/12/2018) menyebabkan dua tanggul ambrol di Sleman. Selain itu, angin kencang pun membuat pohon tumbang di tiga titik.
Longsornya taluT sungai di Kali Code, Rabu (5/12/2018) pagi, menyebabkan bagian rumah warga ikut ambrol. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jogja mengingatkan agar warga bantaran kali tetap waspada. Pasalnya, potensi longsor yang sama bisa terjadi do semua sungai yang mengaliri Kota Jogja.