Pasukan AS Awasi Gencatan Senjata Israel-Palestina
Pasukan Amerika Serikat akan mulai beroperasi di sebuah pangkalan militer Israel pada Ahad untuk memantau pelaksanaan kesepakatan gencatan senjata di Jalur Gaza
Pasukan Amerika Serikat akan mulai beroperasi di sebuah pangkalan militer Israel pada Ahad untuk memantau pelaksanaan kesepakatan gencatan senjata di Jalur Gaza
Pasukan Sementara PBB di Lebanon Selatan (UNIFIL) melaporkan pada Minggu (12/10/2025) bahwa pasukan Israel kembali melakukan serangan terhadap personel penjaga
Israel memindahkan tahanan Palestina ke dua lembaga pemasyarakatan jelang rencana pembebasan mereka. Hal ini menindaklanjuti kesepakatan gencatan senjata Gaza.
Tim penyelamat melaporkan bahwa sekitar 9.500 warga Palestina di Jalur Gaza masih hilang, bahkan setelah kesepakatan gencatan senjata mulai diberlakukan
Sebanyak 155 jenazah warga Palestina dibawa ke berbagai rumah sakit di Jalur Gaza dalam waktu 24 jam terakhir, termasuk 135 yang ditemukan di bawah puing-puing,
Penyeberangan itu rencananya akan dibuka kembali pada 14 Oktober, kata Menteri Pertahanan Italia Guido Crosetto pada Jumat. Gencatan senjata antara Hamas
Donald Trump pastikan Israel patuhi gencatan senjata di Gaza. AS siapkan satgas gabungan untuk awasi kesepakatan perdamaian Timur Tengah.
Pemimpin Israel Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa pasukan Israel akan tetap berada di Jalur Gaza agar bisa terus menekan Hamas.
Pasukan keamanan Hamas akan mulai ditempatkan di area-area di Jalur Gaza yang ditinggalkan oleh tentara Israel setelah kesepakatan gencatan senjata dimulai.
Setelah kesepakatan gencatan senjata resmi diberlakukan menyusul persetujuan pemerintah Israel, ribuan pengungsi Palestina mulai kembali ke Kota Gaza.