Pupuk Subsidi Langka Jelang Musim Tanam, Ini Penyebabnya
Sebelumnya, Lembaga pengawas pelayanan publik Ombudsman RI tengah mendalami adanya potensi maladministrasi pada tata kelola pupuk bersubsidi.
Sebelumnya, Lembaga pengawas pelayanan publik Ombudsman RI tengah mendalami adanya potensi maladministrasi pada tata kelola pupuk bersubsidi.
Seorang petani tembakau membuat lukisan berisi pesan kondisi pertembakauan di Indonesia. Lukisan itu rencananya akan dikirim ke Presiden Jokowi sebagai bentuk aspirasi mereka. Adalah MN Wibowo yang melukisnya secara langsung di sela-sela diskusi bertajuk Penghancuran Ekosistem Pertembakauan di Balik Regulasi Cukai Hasil Tembakau di Indonesia di Kota Jogja, Senin (4/10/2021).
Langkah hukum akhirya ditempuh oleh petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Lestari Mulyo, Nawungan, Selopamioro, Imogiri, Bantul terkait belum dibayarkannya uang sisa panen bawang merah Rp384 juta oleh pihak ketiga.
Kemarau basah pada September ini menjadi petaka bagi para petani tembakau. Hujan yang sesekali turun merusak kualitas tanaman tembakau.
Hujan yang mulai mengguyur wilayah Gunungkidul dimanfaatkan petani untuk persiapan tanam di musim tanam pertama.
Asosiasi Petani Tembakau DIY akan mendatangi kantor DPRD pada akhir September ini. Mereka bakal meminta dukungan DPRD agar menolak rencana pemerintah untuk menaikkan cukai hasil tembakau (CHT) pada 2022 nanti.
Pupuk subsidi untuk musim tanam periode September sampai dengan Desember 2021 menjadi perhatian dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulonprogo. Ketersediaan stok pupuk bagi petani dipastikan aman hingga selesainya masa tanam pertama di tahun 2021.
Petani Gunungkidul berharap harga singkon tidak anjlok karena panen raya. Diperkirakan tahun ini panen singkong mencapai 826.000 ton.
Lahan pertanian di Kapanewon Saptosari, Gunungkidul, banyak dirusak kawanan monyet ekor panjang. Berbagai upaya belum membuahkan hasil karena serangan tetap ada hingga sekarang.
Penyelesaian pembayaran sisa hasil panen bawang merah petani di Nawungan, Selopamioro, Imogiri, Bantul, mandek. Hingga kini, petani mengaku belum mendapatkan kejelasan, kapan sisa uang senilai Rp348 juta yang belum dibayarkan oleh pihak ketiga kapan akan dibayarkan.