Pemkab Sleman Bertekad Cetak 1.000 Petani Milenial
Pemerintah Kabupaten Sleman menargetkan sebanyak seribu orang petani milenial lahir di Bumi Sembada hingga 2024 mendatang. Hingga kini di Sleman baru terdapat sebanyak 294 petani milenial.
Pemerintah Kabupaten Sleman menargetkan sebanyak seribu orang petani milenial lahir di Bumi Sembada hingga 2024 mendatang. Hingga kini di Sleman baru terdapat sebanyak 294 petani milenial.
Wacana pemerintah pusat untuk mengimpor beras sebanyak satu juta ton ditentang keras oleh sebagian petani yang ada di Kulonprogo. Stok beras di Kulonprogo dinilai masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Sehingga, wacana impor beras dinilai merugikan petani.
Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Sleman menargetkan 1.000 pemuda dan pemudi di Sleman menjadi petani milenial. Agar produk pertanian yang dihasilkan dapat dikenal lebih luas, mereka dilatih menggunakan media promosi yang minim biaya dan berbagai pelatihan lainnya.
Petani di Dusun Walikangin, Ngestirejo, Kapanewon Tanjungsari puas dengan panen padi di musim tanam pertama. Pasalnya, dari hasil ubinan yang dilakukan satu hektar lahan bisa menghasilkan 6,08 ton gabah kering panen.
Jumlah petani di Kulonprogo yang ikut dalam program penyaluran pupuk bersubsidi lewat Kartu Tani terus bertambah. Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo, pada awal 2021 ada penambahan 8.344 petani baru, sehingga total peserta program tersebut saat ini mencapai 51.385 orang.
Di tengah status Gunung Merapi yang saat ini Siaga atau level III, warga lereng Merapi wilayah Desa Banyuadem Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang Jawa Tengah, menggelar panen raya salak, Selasa (5/1/2021).
Kepolisian Resor Temanggung menangkap petani yang diduga mencampur cabai dengan bahan pewarna. Petani tersebut berinisial BN, 35, warga Desa Nampirejo, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.
Tak banyak petani kopi yang mengantongi ilmu pertanian tanaman kopi sejak dari hulu ke hilir. Marwiyah, 51, warga Pegunungan Menoreh di Kabupaten Kulonprogo ini adalah salah satunya.
Jika petani berhenti berproduksi, dan terjadi dalam skala luas dan masif, tentu berujung pada ancaman ketersediaan pangan bagi 267 juta warga.
Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul memastikan kuota pupuk bersubsidi masih sangat mencukupi. Adapun pengambilan pupuk ini mulai menggunakan program dari kartu tani.