30 Ha Lahan Cabai Diserang Patek
Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Manunggal, Srigading, Sanden, Bantul, menyebut hampir semua tanaman cabai yang ada di wilayah pesisir selatan Bantul saat ini terserang penyakit patek atau Antraknosa.
Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Manunggal, Srigading, Sanden, Bantul, menyebut hampir semua tanaman cabai yang ada di wilayah pesisir selatan Bantul saat ini terserang penyakit patek atau Antraknosa.
Harga cabai rawit merah di Pasar Wates, Kapanewon Wates beberapa waktu terakhir bisa mencapai Rp90.000 perkilogram. Stok yang menipis dan peralihan pola tanam jadi sebabnya.
Harga komoditas cabai merah keriting di tingkat petani di Kulonprogo anjlok dari Rp18.000 per Kg, menjadi Rp9.000-Rp12.000 per Kg. Kondisi ini membuat petani khawatir. Harga itu akan membuat mereka merugi.
Kementerian Pertanian memastikan harga cabai segera turun menyusul akan dimulainya panen dalam 2 minggu ke depan.
Kepala Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Bantul, Pulung Hariyadi [kini dipromosikan menjadi Asisten Sekda 3 Setda Bantul] menyampaikan untuk mensiasati keuntungan tengkulak cabai, para petani harus menjual hasil panennya ke pedagang pasar langsung.
Harga cabai rawit di Bantul mengalami kenaikan. Di Pasar Bantul, harga cabai rawit sudah mencapai Rp80.000 per kilogram
Saat musim hujan di awal tahun lalu, komoditas cabai mengalami keterpurukan harga serta kualitas yang kurang bagus. Kini, setelah sebulan terakhir hujan hilang, kualitas cabai diperkirakan akan membaik lagi.
Gejolak harga cabai di sejumlah daerah tak berimbas ke Gunungkidul. Berdasar pantauan Harian Jogja, Rabu (13/2/2019), harga cabai merah di sejumlah pasar tradisional di Gunungkidul terpantau stabil. Di Pasar Argosari, Wonosari, harga cabai merah berada di kisaran Rp15.000 per kilogram.
Anjloknya harga komoditas cabai membuat petani di Sleman merugi, selain itu, serangan hama patek juga semakin memperparah keadaan tersebut.