Incar Ekspor Minyak, Amerika Serikat Perketat Sanksi ke Venezuela
Perusahaan yang memasok pengencer minyak ke Venezuela terancam sanksi Amerika Serikat.
Perusahaan yang memasok pengencer minyak ke Venezuela terancam sanksi Amerika Serikat.
Harga minyak dunia menguat pada perdagangan Kamis (30/5/2019), seiring dengan turunnya persediaan minyak mentah AS bdan kebijakan pemangkasan produksi oleh OPEC.
Harga minyak mentah dunia naik pada penutupan perdagangan 30 April 2019, karena investor terus mengawasi gejolak politik yang sedang berlangsung di Venezuela.
Menyusul rilis data pemerintah Amerika Serikat (AS) yang menunjukkan penurunan stok bensin dalam jumlah terbesar sejak 2017, harga minyak mentah menguat pada akhir perdagangan Rabu (10/4/2019). Persediaan minyak mentah pun naik.
Harga minyak dunia turun tipis pada penutupan perdagangan Kamis (4/4/2019 pagi , setelah data Pemerintah Amerika Serikat (AS) menunjukkan peningkatan mengejutkan dalam persediaan minyak mentahnya. Tetapi harga berjangka bertahan di dekat level tertingginya dalam hampir lima bulan, karena penurunan produksi yang dipimpin OPEC dan sanksi-sanksi terhadap Iran memperketat prospek pasokan.
Pasca penutupan perdagangan Kamis (28/3/2019), harga minyak mentah Amerika Serikat (AS) berhasil bergerak ke posisi lebih tinggi. Kondisi ini terlepas dari keluhan Presiden AS Donald Trump soal kenaikan harga minyak.
Harga minyak mentah Indonesia (ICP) naik. Saat ini mencapai US$61,31 per barel pada Februari atau naik US$4,76 per barel dari bulan sebelumnya.