Sampai Kamis Malam, 384 Orang Sudah Daftar Capim KPK
Sampai Kamis (4/7/2019) malam, sebanyak 384 orang mendaftarkan diri sebagai calon pimpinan KPK. Informasi tersebut disampaikan Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi.
Sampai Kamis (4/7/2019) malam, sebanyak 384 orang mendaftarkan diri sebagai calon pimpinan KPK. Informasi tersebut disampaikan Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi.
Tim Panitia Seleksi Calon Pimpinan (Pansel Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi tengah menyiapkan format uji publik untuk para kandidat.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi dua hal pemeriksaan dua saksi dalam penyidikan kasus korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) dengan tersangka pemegang saham pengendali Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI) Sjamsul Nursalim (SJN).
Pada hari terakhir pendaftaran Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (4/7/2019), seorang anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) mendaftarkan diri.
Wakil Presiden Jusuf Kalla berharap Komisi Pemberantasan Korupsi dipimpin oleh orang-orang yang tidak asal tangkap saat menangani kasus korupsi. Harapan itu disampaikan JK terkait jajaran pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023.
Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim alias Nunik mendapat panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam penyidikan kasus korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Lampung Tengah Tahun Anggaran 2018.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) percaya bahwa Presiden Joko Widodo melalu panitia seleksi (pansel) tidak akan memilih calon-calon pimpinan KPK 2019-2023 yang bermasalah.
Pendaftaran calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi periode 2019-2023 masih berlangsung. Dua orang komisoner KPK 2015-2019 kembali mendaftarkan diri.
Bursa calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diwarnai oleh sembilan nama perwira tinggi (Pati) Polri yang mencalonkan diri. Mereka mulai melaporkan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN).
Jenderal Polisi Purnawirawan Anang Iskandar mendaftar sebagai calon pimpinan KPK, Rabu (3/7/2019). Ia berharap dapat menyeimbangkan tindak pencegahan dan pemberantasan KPK jika dirinya terpilih.