JK: Penangkapan Romahurmuziy Pasti Berefek ke Suara PPP
Penangkapan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy akan mempengaruhi persepsi pemilih.
Penangkapan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy akan mempengaruhi persepsi pemilih.
Sebelum melakukan operasi tangkap tangan (OTT), Komisi Pemberantasan Korupsi rupanya telah mengintai Ketua Umum PPP Romahurmuziy sejak lama terkait penyelidikan dugaan transaksi pengisian jabatan di Kementerian Agama.
Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Romi ditangkappk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Calon Presiden Joko Widodo belum bersedia menanggapi mengenai operasi tangkap tangan (OTT) tersebut.
Setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di Jawa Timur, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy tiba di Gedung Merah Putih KPK pada Jumat (15/3/2019).
Ketua Umum PPP Romahurmuziy diduga ditangkap KPK Jumat (15/3/2019) pagi.
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy diringkus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan.
Sejumlah kegiatan pencegahan korupsi yang dilakukan oleh kementerian, lembaga dan pemerintah daerah belum terintegrasi sehingga hasilnya tidak maksimal. Hal itu diakui Ketua KPK Agus Rahardjo sekaligus Koordinator Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan Korupsi.
Pengusutan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan belum juga tuntas meski sudah melewati 700 hari.
Untuk mengisi penyelidik yang kosong, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengirimkan wakilnya untuk menjadi penyelidik di lembaga antirasuah itu.
Keuangan perusahaan PT Merial Esa (PT ME) milik terpidana Fahmi Darmawansyah sebanyak Rp60 miliar telah dibekukan oleh Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah penetapan Fahmi sebagai tersangka kejahatan korupsi korporasi.