Begini Strategi yang Dilakukan Bupati Gunungkidul untuk Menaikkan PAD
Bupati Gunungkidul memastikan tidak ada kenaikan pajak daerah, meski ada pemangkasan anggaran yang berlanjut di 2026 sehingga PAD jadi tumpuan pembangunan.
Bupati Gunungkidul memastikan tidak ada kenaikan pajak daerah, meski ada pemangkasan anggaran yang berlanjut di 2026 sehingga PAD jadi tumpuan pembangunan.
tidak menampik pemasukan tersebut masih belum berasal dari kemandirian pemkab dalam memeroleh pendapatan.
Kalangan DPRD Gunungkidul meminta bupati bisa membuat terobosan untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) khususnya dari sektor retribusi.
Pemkab Gunungkidul memutuskan menurunkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tahun ini. Kepastian tertuang dalam rancangan APBD Perubahan 2025.
Dinas Pariwisata Gunungkidul menargetkan Pendapatan Asli Daerah dari retribusi wisata sebesar Rp32 miliar di 2025. Hingga awal Juni pendapatan masuk Rp12 miliar
Dinas Perhubungan Gunungkidul harus bekerja keras untuk mengoptimalkan pendapatan asli daera (PAD) dari retribusi perparkiran dinilai masih belum optimal.
"Kami berharap modal Rp10 miliar harus berkembang dua kali lipat. Untuk itu, dibutuhkan rencana bisnis baru dan manajemen yang baik,"
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) segera menerapkan Coretax, sistem administrasi perpajakan yang banyak dikeluhkan di media sosial.
Usulan itu disampaikan para dewan kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kulonprogo saat rapat pada Kamis (6/2/2025).
PHRI menyebut keputusan pemerintah melakukan efisiensi anggaran termasuk perjalanan dinas juga berdampak pada pendapatan asli daerah (PAD) dan lapangan kerja.