Pariwisata Dongkrak PAD Gunungkidul hingga Lampaui Target Awal
PAD Gunungkidul mencapai Rp168,7 miliar pada semester pertama 2026. Sektor pariwisata menjadi penyumbang utama sehingga target pendapatan daerah berpotensi.
PAD Gunungkidul mencapai Rp168,7 miliar pada semester pertama 2026. Sektor pariwisata menjadi penyumbang utama sehingga target pendapatan daerah berpotensi.
Pemkab Gunungkidul berencana menaikkan target PAD wisata menjadi Rp52 miliar setelah realisasi pendapatan melampaui target tahunan pada semester pertama 2026.
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026. DPRD meminta target pendapatan daerah dinaikkan saat APBD Perubahan.
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026 didorong lonjakan kunjungan ke Pantai Drini dan Pantai Sepanjang.
PAD wisata Gunungkidul capai Rp9,8 miliar hingga Februari 2026, kunjungan 784 ribu wisatawan.
PAD wisata Gunungkidul awal 2026 menembus Rp5 miliar per bulan. DPRD optimistis target tahunan bisa didorong hingga Rp60 miliar.
PAD Kota Jogja 2025 mencapai Rp952 miliar dan melampaui target, memperkuat kemandirian fiskal serta mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Target PAD wisata Gunungkidul 2026 naik menjadi Rp36,4 miliar dengan strategi promosi, rotasi petugas, dan pemasangan CCTV.
PAD wisata Gunungkidul 2025 hanya Rp30,4 miliar dari target Rp33,5 miliar. Dispar dan DPRD soroti potensi kebocoran retribusi.
Realisasi PAD Kota Jogja hingga November 2025 mencapai 98,02%. Pemkot Jogja optimistis target PAD 2025 terlampaui pada Desember.