DPRD Bantul Dorong Pemkab Kreatif Hadapi Efisiensi 2026
DPRD Bantul dorong Pemkab kreatif hadapi efisiensi anggaran 2026 dan tingkatkan PAD agar keuangan daerah tetap stabil.
DPRD Bantul dorong Pemkab kreatif hadapi efisiensi anggaran 2026 dan tingkatkan PAD agar keuangan daerah tetap stabil.
Bantul menyiapkan strategi penguatan pendapatan daerah untuk APBD 2026 melalui kolaborasi lintas sektor. BPKPAD targetkan Rp102 miliar dari BPHTB.
Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Bantul menunjukkan tren positif. Hingga triwulan ketiga tahun 2025, seluruh target pajak yang ditetapkan berhasil tercapai.
Anggota DPRD Gunungkidul menilai capaian Pendapatan Asli Daerah retribusi wisata masih belum optimal. Pemkab pun diminta membuat kajian ulang terkait potensinya
Bupati Gunungkidul memastikan tidak ada kenaikan pajak daerah, meski ada pemangkasan anggaran yang berlanjut di 2026 sehingga PAD jadi tumpuan pembangunan.
tidak menampik pemasukan tersebut masih belum berasal dari kemandirian pemkab dalam memeroleh pendapatan.
Kalangan DPRD Gunungkidul meminta bupati bisa membuat terobosan untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) khususnya dari sektor retribusi.
Pemkab Gunungkidul memutuskan menurunkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tahun ini. Kepastian tertuang dalam rancangan APBD Perubahan 2025.
Dinas Pariwisata Gunungkidul menargetkan Pendapatan Asli Daerah dari retribusi wisata sebesar Rp32 miliar di 2025. Hingga awal Juni pendapatan masuk Rp12 miliar
Dinas Perhubungan Gunungkidul harus bekerja keras untuk mengoptimalkan pendapatan asli daera (PAD) dari retribusi perparkiran dinilai masih belum optimal.