PSI Apresiasi Pilihan Presiden Jokowi
Pilihan Presiden Joko Widodo dalam mengisi Kabinet Indonesia Maju di masa pemerintahannya yang kedua mendapat apresiasi dariPartai Solidaritas Indonesia (PSI).
Pilihan Presiden Joko Widodo dalam mengisi Kabinet Indonesia Maju di masa pemerintahannya yang kedua mendapat apresiasi dariPartai Solidaritas Indonesia (PSI).
Organisasi massa sukarelawan pendukung Jokowi (Projo) remi berpamitan meninggalkan Presiden RI Joko Widodo, Rabu (23/10/2019).
Presiden Joko Widodo menunjuk Mahfud MD sebagai Menko Bidang Polhukam. Mahfud akan mengoordinasi Prabowo Subianto di Kementerian Pertahanan, Tito Karnavian di Kemendagri, dan Yasonna Laoly di Kemenkumham.
Partai Solidaritas Indonesia (PSI), salah satu partai politik pendukung Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019, tidak mendapat jatah menteri di Kabinet Indonesia Maju.
Hari pertama mulai menjabat sebagai Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto sudah mendapatkan masukan soal tugas-tugas di kantor barunya. Salah satunya adalah saran untuk memperkuat alat utama sistem persenjataan (Alutsista).
Tim ekonomi di Kabinet Indonesia Maju dinilai jauh dari harapan.
Tidak dipilihnya lagi Susi Pudjiastuti sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan mengagetkan banyak pihak.
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo berjanji melanjutkan sejumlah kebijakan yang dibuat Susi Pudjiastuti, salah satunya menenggelamkan kapal asing pencuri ikan.
Pemilihan Mayjen TNI Terawan Agus Putranto sebagai Menteri Kesehatan di Kabinet Indonesia Maju diapresiasi sekolah dan perguruan tinggi tempat dokter tersebut menempuh pendidikan.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi melantik Fachrul Razi sebagai Menteri Agama periode 2019-2024. Fachrul diketanui merupakan mantan kalangan militer. Pilihan Jokowi tersebut mengundang banyak kekecewaan serta protes dari kalangan kiai di berbagai daerah.