Shopee akan Lakukan PHK Besar-besaran, Benarkah?
Kebijakan PHK tersebut akan berimbas kepada lini bisnis ShopeeFood dan ShopeePay.
Kebijakan PHK tersebut akan berimbas kepada lini bisnis ShopeeFood dan ShopeePay.
Pengurus Daerah Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau dan Makanan Minuman (RTMM) DIY mendesak pemerintah memberikan perlindungan terhadap para pekerja yang berpotensi terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Penerapan teknologi menjadi salah satu aspek pengurangan pekerja.
Kena PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) tentu bukanlah hal yang diinginkan setiap orang. Namun, dengan kondisi perekonomian yang belum stabil saat ini, PHK tidak bisa terhindarkan.
Harianjogja.com, JOGJA- Salah satu risiko kerja yang mungkin bisa terjadi adalah risiko Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Terlebih pada masa pandemi seperti saat ini, risiko PHK bisa menimpa pekerja di Indonesia. Namun hal itu tidak perlu lagi dirisaukan.
Sejumlah buruh mendatangi DPRD Kulonprogo untuk mengadukan nasib mereka yang belum menerima gaji dalam dua tahun terakhir. Mereka meminta PHK massal.
Apabila kita seorang karyawan, sudah tentu kita memiliki atasan di tempat kerja.
Kemenaker mengimbau perusahaan yang terdampak pandemi Covid-19 untuk menjadikan PHK sebagai jalan terakhir.
Salah satu sektor usaha yang terdampak paling parah akibat PPKM mulai 3-25 Juli 20201 adalah jasa.
Angin segar datang bagi para pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Sebab, Presiden Joko Widodo dikabarkan sedang menyiapkan program bantuan bagi mereka.
Pada 2020, Program Kartu Prakerja diberikan kepada sebanyak 5,59 juta peserta atau penerima manfaat. Total anggaran yang disediakan sekitar Rp20 triliun.