PHK Massal Jadi Ancaman 2023, Ini yang Disiapkan Perguruan Tinggi
Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal menjadi salah satu kekhawatiran sebagai dampak resesi global yang diperkirakan akan terjadi pada 2023 mendatang.
Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal menjadi salah satu kekhawatiran sebagai dampak resesi global yang diperkirakan akan terjadi pada 2023 mendatang.
Pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk memberikan insentif dan bansos bagi masyarakat sebagai antisipasi dari lonjakan pemutusan hubungan kerja.
Permintaan yang turun serta kenaikan harga bahan baku, ditambah dengan bajir produk impor mengancam keberlangsungan industri tekstil. PHK jadi opsi pengusaha.
Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyampaikan bahwa terdapat gelombang PHK massal, khususnya di sektor perusahaan rintisan (startup) dan manufaktur tengah terjadi.
Grab menjelaskan karyawan terimbas PHK akibat penutupan Cloud Kitchen akan mendapat kompensasi tambahan, yang di luar kompensasi wajib.
Pemutusan hubungan kerja atau PHK ini merupakan yang kedua pada tahun ini setelah Microsoft melakukan PHK terhadap karyawannya pada Juli lalu.
Bananas dan Fabelio turut menambah panjang daftar startup yang melakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK karyawan di Indonesia.
Meta Platforms dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) secara diam-diam untuk memangkas jumlah karyawan Facebook hingga 12.000 orang.
Program JKP ditujukan agar korban PHK dapat mempertahankan derajat kehidupan yang layak pada saat pekerja kehilangan pekerjaan.
Xendit baru saja mengumumkan PHK sekitar 5 persen karyawannya di Indonesia dan Filipina. Ini profil Xendit.