Percepat Penurunan Stunting, BKKBN DIY Sepakati MOU Dengan Usaha Start Up Distribusi Kebutuhan Pokok
Pengentasan stunting tidak bisa dilepaskan dari peningkatan status gizi masyarakat secara umum.
Pengentasan stunting tidak bisa dilepaskan dari peningkatan status gizi masyarakat secara umum.
Sebanyak 1.852 Tim Pendamping Keluarga (TPK) dilatih oleh Perwakilan BKKBN DIY sejak Februari hingga 15 Maret 2024.
Angka stunting di Kalurahan Sriharjo, Kapanewon Imogiri, Bantul cukup tinggi. Pola asuh yang kurang tepat dinilai menjadi penyebabnya.
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengadakan survei tentang studi pemaknaan stunting yang dilakukan di 31 provinsi.
Seluruh pemangku kepentingan diminta saling berkolaborasi dalam menghidupkan data untuk mempercepat penurunan stunting.
Orang tua harus rutin bawa bayi ke Posyandu setidaknya setahun dua kali untuk mendeteksi risiko stunting.
Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), dokter Hasto Wardoyo mengatakan remaja adalah penentu bonus demografi maupun stunting.
Orientasi TPK ini akan dilaksanakan sebanyak 111 angkatan dan diikuti oleh 5.556 orang kader TPK yang tersebar diseluruh kabupaten/kota di DIY.
Airlangga Hartarto mengungkapkan daftar penerima makan siang gratis yang akan diselenggarakan pemerintah.
Diharapkan melalui kegiatan ini mampu meningkatkan kapasitas kader-kader Aisyiyah dalam mendampingi keluarga maupun Masyarakat untuk mencegah stunting.