Pemkab Bantul Tekan Stunting Lewat Program Satu Telur Setetes Madu
Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2024, angka stunting di Kabupaten Bantul tercatat turun dari 20 persen pada 2023 menjadi sekitar 15 persen.
Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2024, angka stunting di Kabupaten Bantul tercatat turun dari 20 persen pada 2023 menjadi sekitar 15 persen.
Di setiap kelurahan di Kota Jogja bakal ada Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang diterjunkan Pemkot Jogja.
Pemkab berkomitmen untuk memerangi stunting di Gunungkidul. Salah satu program yang dijalankan dengan memberikan sosialisasi ke sekolah-sekolah.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul, Agus Tri Widiyantara menyebut, berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2024, angka stunting di Bantul turun m
Pemkab Gunungkidul berkomitmen untuk melaksanakan program penanggulangan stunting di Masyarakat. Hingga sekarang diindikasikan ada 5.159 balita alami stunting.
Dinas Kesehatan Gunungkidul mencatat ada sekitar 5.159 balita terindikasi stunting di tahun ini. hasil tersebut terlihat dalam kegiatan pematauan gizi balita.
Sebanyak 200 keluarga risiko stunting yang tersebar di empat kelurahan di Kabupaten Kulonprogo dan dua kelurahan di Kabupaten Gunungkidul, DIY menjadi perserta
Penyaluran bantuan tersebut bagian dari intervensi untuk mengatasi masalah gizi termasuk kekurangan gizi dan stunting.
Pemkab Gunungkidul menetapkan 10 kalurahan sebagai lokasi penanganan stunting di Bumi Handayani. Selain itu, untuk optimalisasi juga mengenalkan program lainnya
Prevalensi stunting di Kota Jogja pada triwulan ketiga tahun 2025 meningkat apabila dibandingkan dengan akhir tahun 2024. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja pa