Sultan HB X Pastikan PKL Malioboro Pindah Mulai 26 Januari 2022
Gubernur DIY Sri Sultan HB X memastikan PKL Malioboro akan dipindah dimulai pada Rabu (26/1/2022). Fasilitas bagi para PKL di lokasi yang baru sementara diberikan secara gratis.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X memastikan PKL Malioboro akan dipindah dimulai pada Rabu (26/1/2022). Fasilitas bagi para PKL di lokasi yang baru sementara diberikan secara gratis.
Relokasi pedagang kaki lima (PKL) di Malioboro diklaim tidak akan menghilangkan keberadaan pedagang dari kawasan utama wisata di Kota Jogja itu tetapi justru memberikan ruang khusus untuk aktivitas jual beli. Hal itu diutarakan Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi.
Pedagang Kaki Lima (PKL) Malioboro mengelihkan tempat relokasi pedagang di Malioboro yang disiapkan pemerintah.
Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja mengklaim kesiapan tempat relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) Malioboro sudah 99 persen. Menurut Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, tempat relokasi yang berada di eks Kantor Dinas Pariwisata DIY dan eks Bioskop Indra akan dinamakan Teras Malioboro.
Sejarah Malioboro sebagai pusat perdagangan terentang panjang hingga tiga abad silam. Banyak orang yang menggantungkan hidup di sepenggal jalan ini.
Proses relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) Malioboro akan dimulai pekan depan. Tercatat hampir 2.000 PKL Malioboro yang terdata dan akan dipindah ke dua lokasi yaitu eks Lahan Dinas Pariwisata DIY dan eks gedung Bioskop Indra. Keduanya masih berada di kawasan Jalan Malioboro.
Kebijakan relokasi pedagang kaki lima (PKL) Malioboro akan berdampak pada hilangnya salah satu pekerjaan di kawasan itu.
Pemda DIY menyatakan relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) Malioboro ke dua lokasi sudah bulat dan tidak bisa ditawar lagi. Waktu mundur yang diminta PKL kemungkinan hanya bisa diberikan antara satu hingga dua hari saja.
DPRD Kota Jogja memutuskan membentuk panitia khusus (pansus) guna menyikapi rencana relokasi pedagang kaki lima (PKL) Malioboro oleh Pemkot Jogja sebagai tanggapan atas keresahan pedagang terkait rencana tersebut.
Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti menyebut penataan atau relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang Malioboro sudah direncanakan cukup lama oleh Pemkot Jogja sehingga tidak akan ada penundaan waktu pelaksanaan untuk rencana tersebut.