Baru Sekadar Melihat, PKL Kebingungan Menata Lapak di Teras Malioboro 2
Puluhan PKL Malioboro kebingungan menata barang di Teras Malioboro 2 karena luas perolehan lapak tidak sesuai dengan ukuran gerobak yang dimiliki.
Puluhan PKL Malioboro kebingungan menata barang di Teras Malioboro 2 karena luas perolehan lapak tidak sesuai dengan ukuran gerobak yang dimiliki.
Pedagang kali lima (PKL) yang biasa berjualan di jalur pedestrian Malioboro kini mulai dipindah ke tempat baru. Yakni Teras Malioboro 1 dan Teras Malioboro. Di Teras Malioboro 2, lapak pedagang akan dipisahkan antara lapak kuliner, kerajinan dan fesyen.
Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) meminta pedagang kaki lima (PKL) yang nantinya menempati Gedung Teras Malioboro tetap memberdayakan para buruh pendorong gerobak di kawasan sentra wisata belanja itu.
Pedagang kaki lima (PKL) kuliner di Malioboro akan menempati sisi timur di lahan eks gedung Dinas Pariwisata DIY yang dikenal dengan nama Teras Malioboro 2.
Jalan Mataram yang secara administrasi berada di Kelurahan Suryatmajan, Kemantren Danurejan, Kota Jogja menjadi akses utama menuju ke Malioboro. Kawasan Jalan ini menjadi ring satu Malioboro.
Pedagang kaki lima (PKL) yang menjual sepatu di Jalan Mataram mulai membongkar kios yang selama ini digunakan untuk berjualan karena lokasi tersebut akan digunakan sebagai salah satu akses menuju Teras Malioboro 2.
Setelah pedagang kaki lima (PKL), penjual sepatu di Jalan Mataram, ruas jalan di timur Malioboro, akan dipindah ke eks Gedung Bioskop Indra di depan Pasar Beringharjo yang kini dinamai Teras Malioboro 1.
Pedagang kaki lima (PKL) Malioboro yang dipindah ke selter Eks Dinas Pariwisata DIY atau Teras Malioboro 2 hanya menempati kawasan itu untuk sementara waktu.
Setelah Wilujengan Teras Malioboro, kini Pemerintah Kota Jogja mempersiapkan pemindahan pedagang kali lima (PKL). Menurut Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, penempatan lapak akan diundi. Pemkot Jogja dan paguyuban bersepakat pengundian secara terbuka.
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji menambahkan pendataan terhadap pedagang kaki lima (PKL) Malioboro telah dilakukan dan sebagian besar diklaim mendukung penataan PKL. Total ada 1.838 PKL yang dipindahkan. Mereka akan segera dipindahkan ke dua lokasi yang fasilitasnya sudah siap. Setelah semua PKL pindah ke lokasi yang baru, ia menjamin tidak akan ada PKL baru yang beroperasi di sepanjang Jalan Malioboro.