Jaga Ekosistem Laut, 3.500 Bibit Mangrove & Cemara Laut Ditanam di Mangunharjo Semarang
Sebanyak 3.500 bibit mangrove dan cemara laut ditanam di kawasan Pantai Mangunharjo, Kota Semarang, Jumat (5/8/2022).
Sebanyak 3.500 bibit mangrove dan cemara laut ditanam di kawasan Pantai Mangunharjo, Kota Semarang, Jumat (5/8/2022).
Gerakan pelestarian lingkungan saat ini mulai banyak digaungkan oleh berbagai kelompok dari kalangan akademisi hingga dunia usaha. Salah satunya mengkampanyekan
Sejumlah kolaborator Kongres Umat Islam untuk Indonesia Lestari membacakan dan menyerahkan 7 butir risalah sebagai panduan dalam mencari solusi perubahan iklim.
Komisi Irigasi yang berisi berbagai unsur tersebut berkewajiban menyerahkan rencana tata tanam tahun 2022/2023 ke Gubernur DIY.
Berbicara mengenai sampah, tentu kita sudah tidak asing lagi dengan “sampah makanan (food waste)”. Diketahui dari The Economist Intelligence Unit, Indonesia merupakan penyumbang sampah makanan terbesar kedua di dunia. Sedangkan food waste memberikan dampak yang signifikan terhadap kehidupan manusia, misalnya menyebabkan kelaparan.
Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bogor, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor, dan Mall BTM Bogor yang berbagi misi bersama dalam melestarikan lingkungan secara berkelanjutan menggunakan solusi teknologi inovatif, melalui peluncuran Program Sampah Jadi Pulsa. Masyarakat bisa menukarkan botol plastik bekas dengan pulsa IM3 maupun Tri melalui Reverse Vending Machine (RVM) Plasticpay yang ditempatkan di Mall BTM Bogor.
Lembaga data kualitas udara IQ Air menempatkan Jakarta sebagai kota paling berpolusi di Indonesia dengan indeks kualitas udara menduduki angka 193 pada Senin (20/6/2022) pagi.
Sebagai salah satu upaya mendorong kesadaran lingkungan, Paguyuban Wanita Bank BPD DIY belajar mengolah limbah dengan membuat cairan eco enzyme pada Sabtu (11/6/2022).
Indonesia memiliki proyek restorasi dan konservasi ekosistem hutan gambut seluas 157.875 hektare dan jadi pemilik target penurunan emisi terbesar di dunia.
Perubahan iklim terjadi salah satunya karena peningkatan konsentrasi gas karbon dioksida yang menyebabkan efek gas rumah kaca dan berakibat pada perubahan lingkungan yang terus terjadi di dunia, termasuk Indonesia. Untuk itu, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) turut serta berupaya memberikan kontribusi terbaik dalam penanggulangan kondisi tersebut melalui berbagai program pelestarian lingkungan guna membangun kembali ekosistem yang seimbang dan mengurangi dampak perubahan iklim.