Dinkes Kulonprogo Ungkap Meningkatnya Penyakit Akibat Rokok
Dinas Kesehatan Kulonprogo mencatat, kasus penyakit yang ditimbulkan akibat efek negatif rokok seperti hipertensi, jantung, stroke, dan diabetes melitus di Kulonprogo meningkat.
Dinas Kesehatan Kulonprogo mencatat, kasus penyakit yang ditimbulkan akibat efek negatif rokok seperti hipertensi, jantung, stroke, dan diabetes melitus di Kulonprogo meningkat.
Program Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Kulonprogo sudah diterapkan sejak 2014. Namun, dari semua tempat yang jadi sasaran penerapan aturan KTR, masih ada yang belum bisa disentuh aturan tersebut.
Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) menyarankan agar para produsen rokok elektrik mengikuti alur penjualan dan produksi yang sudah direkomendasikan.
Kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) membuat program Kampus Senyaman Teman yang merupakan singkatan dari kampus sehat, nyaman, tertib, aman.
Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mengubah perilaku tidak sehat seperti merokok menjadi pola hidup yang sehat guna mengurangi angka prevalensi berbagai penyakit tidak menular yang terus meningkat.
Kajian Badan Litbangkes tahun 2015 menunjukkan, Indonesia menyumbang lebih dari 230.000 kematian akibat konsumsi produk tembakau setiap tahunnya.
Pengawasan kawasan tanpa rokok (KTR) di lingkungan perkantoran Pemerintah Kabupaten Kulonprogo akan diperketat. Masyarakat terutama aparatur sipil negara (ASN) kini tak bisa leluasa merokok di tempat terlarang karena akan dipantau 10 intelijen khusus rokok.
Pemerintah Provinsi Sumatra Utara ingin mewujudkan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) demi mewujudkan kota layak anak serta melindungi anak-anak dan kaum perempuan dari paparan asap rokok yang membahayakan kesehatan.
Perda KTR masih banyak dilanggar.