CEO Rosan Roeslani: 20 Persen Modal Danantara Akan Dialokasikan Investasi Luar Negeri
Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani menyatakan 20 persen dari total modal Danantara akan dialokasikan untuk investasi di luar negeri guna mem
Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani menyatakan 20 persen dari total modal Danantara akan dialokasikan untuk investasi di luar negeri guna mem
Langkah ini dinilai sebagai upaya strategis untuk meredam kekhawatiran pemerintah terkait potensi dominasi asing di sektor teknologi nasional.
Ray Dalio dikabarkan batal menjadi penasihat untuk lembaga sovereign wealth fund Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.
Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan pembentukan holding investasi Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) dalam proses.
Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Rosan Perkasa Roeslani memastikan pertemuannya dengan Boeing
Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) bakal menjajaki kemungkinan penyertaan modal ke PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA).
BPI Danantara) nantinya tidak hanya akan mengelola kawasan Gelora Bung Karno (GBK), tetapi juga aset negara lainnya seperti Taman Mini Indonesia Indah (TMII)
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) dipastikan bakal mengelola aset dari 844 Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Kawasan Gelora Bung Karno (GBK) beserta isinya akan resmi masuk ke dalam portofolio Danantara Indonesia.
Keputusan pemerintah membentuk Danantara merupakan langkah strategis untuk menarik investasi asing dari berbagai negara yang potensial.