Menteri BUMN Erick Thohir Pembentukan Holding Investasi Danantara Tuntas Pekan Ini
Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan pembentukan holding investasi Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) dalam proses.
Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan pembentukan holding investasi Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) dalam proses.
Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Rosan Perkasa Roeslani memastikan pertemuannya dengan Boeing
Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) bakal menjajaki kemungkinan penyertaan modal ke PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA).
BPI Danantara) nantinya tidak hanya akan mengelola kawasan Gelora Bung Karno (GBK), tetapi juga aset negara lainnya seperti Taman Mini Indonesia Indah (TMII)
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) dipastikan bakal mengelola aset dari 844 Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Kawasan Gelora Bung Karno (GBK) beserta isinya akan resmi masuk ke dalam portofolio Danantara Indonesia.
Keputusan pemerintah membentuk Danantara merupakan langkah strategis untuk menarik investasi asing dari berbagai negara yang potensial.
Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati menggali peluang kerja sama pembiayaan antara Bank Dunia dengan BUMN dan Danantara.
Chief Investment Officer (CIO) BPI Danantara Pandu Sjahrir memberikan sinyal potensi investasi ke pasar modal dari hasil setoran dividen BUMN. Pernyataan itu di
Pemerintah mengklaim Badan Pengelolaan Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) mulai dipercaya oleh masyarakat internasional.