Facebook Hapus 100 Akun Palsu Indonesia Berisi Propaganda Papua
Facebook telah menghapus ratusan akun, grup, dan halaman di Indonesia.
Facebook telah menghapus ratusan akun, grup, dan halaman di Indonesia.
Dewan Perlindungan Data Pribadi Turki menjatuhkan dengan kepada Facebook Inc senilai 1,6 juta lira (setara Rp4 miliar). Facebook terbukti melanggar undang-undang perlindungan data yang memengaruhi hampir 300.000 penggunanya.
Facebook saat ini sedang mengalami gelombang aktivitas kampanye berupa penggalangan dana palsu. Hal tersebut disampaikan perusahaan keamanan siber asal Rusia Kaspersky.
Laporan terbaru menyebut ratusan juta informasi pribadi pengguna Facebook termasuk nomor ponsel, nama, dan lokasi, bisa terlihat di data base online yang tidak terlindungi.
Facebook kembali membuat skandal yang merugikan penggunanya.
Facebook menghapus fitur "tag suggestion" untuk mengenali wajah teman secara otomatis di dalam foto atau video. Hal ini bertujuan untuk keamanan privasi di aplikasi jejaring sosial mereka.
Perusahaan raksasa teknologi Facebook dikabarkan tengah mendekati penyedia layanan streaming video seperti Netflix Inc, Walt Disney Co, Hulu, Home Box Office, dan Amazon.com Inc terkait perangkat terbarunya.
Facebook Inc mengklaim telah menghapus 1.800 akun di Thailand, Rusia, Ukraina dan Honduras yang menyebarkan propaganda politik.
Facebook Inc. tidak akan meluncurkan Libra, cryptocurrency kontroversial yang dikembangkan dengna sejumlah mitra, hingga kekhawatiran regulator sepenuhnya hilang, menurut pimpinan pada proyek tersebut.
Terkait penyelidikan atas kasus Cambridge Analytica, komisi Perdagangan Federal (Federal Trade Commission/FTC) AS menyetujui kesepakatan penyelesaian bernilai US$5 miliar dengan Facebook Inc.