Facebook Akuisisi Giphy Rp5,9 Triliun
Facebook Inc. mengakuisisi Giphy, perusahaan yang menyediakan mesin pencari klip video dan gambar animasi berformat GIF. Akuisisi ini dilaporkan mencapai US$400 juta atau setara Rp5,9 triliun (kurs 14.800).
Facebook Inc. mengakuisisi Giphy, perusahaan yang menyediakan mesin pencari klip video dan gambar animasi berformat GIF. Akuisisi ini dilaporkan mencapai US$400 juta atau setara Rp5,9 triliun (kurs 14.800).
Di masa pandemi, banyak orang memanfaatkan kesempatan melalui media sosial. Kekinian, Facebook Inc., pengembang platform media sosial menghapus 2,5 juta konten yang berisi tentang penawaran masker dan alat tes virus corona.
Facebook Inc. akan membayar US$550 juta untuk menyelesaikan kasus penggunaan data biometrik pengguna tanpa persetujuan. Putusan itu merupakan puncak dari gugatan privasi konsumen terbesar dalam sejarah AS.
Facebook, yang mencaplok kepemilikan WhatsApp pada 2014 lalu mengabarkan akan melakukan monetisasi terhadap aplikasi populer sejagat itu, dengan biaya berlangganan sebesar US$ 1 atau setara Rp 14.000 per tahun.
Facebook telah menghapus 2,2 miliar akun palsu pada kuartal pertama tahun ini, serta 26 juta konten yang berkaitan dengan terorisme dalam dua tahun terakhir.
Facebook Inc. tanpa diketahui memberi akses informasi pengguna pribadi ke pengembang luar yang dibagikan dalam beberapa grup di jejaring sosial utamanya, termasuk nama dan foto profil orang-orang yang menjadi bagian dari grup tersebut.
Proposal Facebook Inc untuk mengenkripsi program pesan populer akan mengubah platform mewujudkan mimpi predator dan pornografi anak. Hal tersebut disampaikanDirektur FBI Christopher Wray.
Facebook telah menghapus ratusan akun, grup, dan halaman di Indonesia.
Dewan Perlindungan Data Pribadi Turki menjatuhkan dengan kepada Facebook Inc senilai 1,6 juta lira (setara Rp4 miliar). Facebook terbukti melanggar undang-undang perlindungan data yang memengaruhi hampir 300.000 penggunanya.
Facebook saat ini sedang mengalami gelombang aktivitas kampanye berupa penggalangan dana palsu. Hal tersebut disampaikan perusahaan keamanan siber asal Rusia Kaspersky.