Indonesia Bisa Jadi Mangsa Baru Perang Dagang AS-China
Pemerintah Indonesia mengklaim masih melihat perkembangan situasi perang dagang AS-China sebelum membuat kebijakan untuk mengantisipasi dampaknya terhadap neraca perdagangan.
Pemerintah Indonesia mengklaim masih melihat perkembangan situasi perang dagang AS-China sebelum membuat kebijakan untuk mengantisipasi dampaknya terhadap neraca perdagangan.
Ancaman China untuk memberlakukan bea masuk untuk impor minyak AS akan memukul bisnis yang telah meningkat dalam dua tahun terakhir hingga mencapai hampir US$ 1 miliar per bulan.
Para pembuat kebijakan di Asia Tenggara yang tergabung dalam ASEAN, bersiap menghadapi jatuhnya perang dagang Amerika Serikat dan China. ASEAN tak mau menjadi pelanduk dalam pepatah gajah bertarung pelanduk mati di tengah-tengah. Para pemimpin kebijakan di ASEAN megumumkan mereka akan fokus memperkuat pasar domestik untuk menghadapi terpaan perang dagang.
-Keteguhan Amerika Serikat dalam pertukaran tarifnya hanya akan berakhir dengan kekalahan. Hal itu ditulis kantor berita resmi Tiongkok, Xinhua, pada Sabtu (7/4/2018).
China menanggapi tarif AS atas impor baja dan aluminium dengan mengubah perlakuan tarifnya terhadap barang impor dari Negeri Paman Sam mulai Senin (2/4/2018). Sebanyak 100 item barang dari AS dikenai tarif impor baru, terutama buah-buahan dan produk daging babi tertentu.