Minat Transmigrasi Meningkat, Kuota yang Diberikan DIY Justru Menurun
Animo masyarakat DIY mengikuti transmigrasi tinggi, bahkan meningkat tiap tahun. Sayangnya peningkatan animo ini berbanding terbalik dengan kuotanya.
Animo masyarakat DIY mengikuti transmigrasi tinggi, bahkan meningkat tiap tahun. Sayangnya peningkatan animo ini berbanding terbalik dengan kuotanya.
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY membantah mengirim 6.000 warga Jogja bertransmigrasi ke Ibu Kota Nusantara (IKN), Rabu (2/8/2023).
Disnakertrans DIY meluruskan kabar sebanyak 6.000 lebih warga akan dikirim ke Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam program transmigrasi
Pemkab Gunungkidul melakukan seleksi guna memilih keluarga calon transmigras. Hal ini dilakukan karena jumlah peminat lebih banyak ketimbang kuota tersedia.
Kota Jogja sedang mempersiapkan proses seleksi untuk memilih dua kepala keluarga (KK) yang akan diberangkatkan mengikuti program transmigrasi di Mamuju.
Dinas Perindustrian Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Gunungkidul mencatat ada 20 kepala keluarga yang mendaftar program transmigrasi di tahun ini.
Disnakertrans Bantul akan memberangkam sebanyak empat sampai lima kepala keluarga (KK) dalam program transmigrasi pada pertengahan tahun mendatang.
Sejumlah KK calon transmigran asal Kulonprogo menunggu alokasi kuota dan daerah tujuan transmigrasi tahun ini.
Sejumlah transmigran asal Kulonprogo yang belum lama diberangkatkan ke Mahalona mengalami kendala untuk mengakses air bersih.
Setelah absen dua tahun karena pandemi Covid-19, transmigran asal Kulonprogo akan kembali diberangkatkan dengan tujuan ke Mahalona, Luwu Timur, Sulawesi Selatan