Membeludak, Pemkab Gunungkidul Harus Seleksi Calon Transmigran
Pemkab Gunungkidul melakukan seleksi guna memilih keluarga calon transmigras. Hal ini dilakukan karena jumlah peminat lebih banyak ketimbang kuota tersedia.
Pemkab Gunungkidul melakukan seleksi guna memilih keluarga calon transmigras. Hal ini dilakukan karena jumlah peminat lebih banyak ketimbang kuota tersedia.
Kota Jogja sedang mempersiapkan proses seleksi untuk memilih dua kepala keluarga (KK) yang akan diberangkatkan mengikuti program transmigrasi di Mamuju.
Dinas Perindustrian Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Gunungkidul mencatat ada 20 kepala keluarga yang mendaftar program transmigrasi di tahun ini.
Disnakertrans Bantul akan memberangkam sebanyak empat sampai lima kepala keluarga (KK) dalam program transmigrasi pada pertengahan tahun mendatang.
Sejumlah KK calon transmigran asal Kulonprogo menunggu alokasi kuota dan daerah tujuan transmigrasi tahun ini.
Sejumlah transmigran asal Kulonprogo yang belum lama diberangkatkan ke Mahalona mengalami kendala untuk mengakses air bersih.
Setelah absen dua tahun karena pandemi Covid-19, transmigran asal Kulonprogo akan kembali diberangkatkan dengan tujuan ke Mahalona, Luwu Timur, Sulawesi Selatan
Dari hasil pantauan, para transmigran di sana ternyata memerlukan bantuan pemasaran hasil pertanian untuk mengoptimalkan hasil panen.
Kuota transmigrasi Kulonprogo tahun ini tidak terpenuhi. Pandemi Covid-19 dan berkembangnya lapangan kerja di Kulonprogo disinyalir jadi pemicu turunnya minat warga Kulonprogo melakukan transmigrasi tahun ini.
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes-PDTT) tengah mengembangkan gagasan pembangunan transmigrasi modern dengan konsep transpolitan.