OJK Bahas Ketahanan Keuangan Global di Era Disrupsi
OJK bahas ketahanan keuangan global di tengah disrupsi teknologi dan geopolitik pada forum internasional di Jogja.
OJK bahas ketahanan keuangan global di tengah disrupsi teknologi dan geopolitik pada forum internasional di Jogja.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY menyampaikan kondisi Industri Jasa Keuangan (IJK) di DIY pada semester I tahun 2025 bertumbuh positif.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY menyebut suntikan dana pemerintah sebesar Rp200 triliun dari BI ke Himbara akan berdampak positif pada pertumbuhan kredit.
Memasuki Bulan Inklusi Keuangan Nasional pada September-Oktober 2025, PT Progo Puncak Group (Pinjamin) terus berkomitmen untuk meningkatkan literasi keuangaan.
Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY menyampaikan dalam situasi seperti saat ini dukungan yang diperlukan industri
Harianjogja.com, JOGJA—Bank Indonesia (BI) memutuskan menurunkan kembali suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5 persen pada Agustus 2025.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan tambahan likuiditas Rp200 triliun ke bank-bank Himbara tidak serta-merta membuat penyaluran kredit melonjak.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penyaluran kredit perbankan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mencapai Rp1.496,93 triliun per Juli 2025.
“Kami menyambut baik atas aturan ini, tentunya tujuan dari aturan ini agar industri ini menjadi lebih prudent dan sehat,”
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan beberapa Bank Perekonomian Rakyat (BPR) akan merger untuk memenuhi modal inti minimum Rp6 miliar.