Jalan Malioboro Ramai
Akhir pekan menjadi waktu favorit bagi masyarakat untuk vakansi di tempat-tempat wisata. Akibatnya volume kendaraan pun meningkat di beberapa destinasi wisata, tak terkecuali Malioboro.
Akhir pekan menjadi waktu favorit bagi masyarakat untuk vakansi di tempat-tempat wisata. Akibatnya volume kendaraan pun meningkat di beberapa destinasi wisata, tak terkecuali Malioboro.
Pembatasan kapasitas pengunjung Malioboro dalam satu waktu membuat pedestrian Malioboro akan dibagi dalam lima zona. Wacana tersebut masih terus dimatangkan hingga kini sebagai respon peningkatan pengunjung di kawasan Malioboro.
Penerapan sistem zonasi di Malioboro nampaknya masih belum dilakukan dengan ketat. Pasalnya, masih banyak pengunjung yang tidak melakukan pencatatan diri melalui scan QR code yang disediakan di sejumlah titik dari Malioboro dan Titik Nol Yogyakarta di pekan ketiga Juni ini.
Ketua Harian Gugus Tugas Kota Penanganan Covid-19 sekaligus Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi menerangkan dalam waktu dekat kawasan Malioboro akan dibagi dalam beberapa zona.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Malioboro, Ekwanto mengatakan dari pantauannya memang sudah banyak becak dan andong di kawasan Malioboro yang telah menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
Penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 juga dilakukan tukang becak kayuh Malioboro.
Sejumlah penyesuaian masih terus dilakukan berbagai elemen di kawasan Malioboro. Kali ini giliran becak dan andong berbenah terapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
Andong di kawasan Malioboro mulai beroperasi lagi untuk melayani wisatawan setelah selama tiga bulan terakhir mereka tidak beroperasi karena adanya pandemi Covid-19.
Kawasan Malioboro Kota Jogja terus berbenah guna menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Setelah ditetapkan pengecekan masker di jalan masuk Malioboro, kini Pemkot Jogja memasang tanda untuk pejalan kaki di jalur pedestrian.
Mengantisipasi terjadinya keramaian di Malioboro dan sekitarnya seperti pada akhir pekan lalu, Satpol PP DIY akan menjaga kawasan tersebut selama 24 jam. Pesepeda boleh lewat tapi dilarang berhenti dan berkerumun.