Bantul
Jadi Lurah Butuh Rp200 Juta, Dukuh Bantul Tak Tertarik Nyalon
Para dukuh atau kepala dusun di Bantul banyak yang tidak tertarik untuk ikut dalam bursa calon lurah desa dalam pemilihan lurah desa (pilurdes) serentak. Alasannya biaya kampanye cukup tinggi, sementara kesejahteraan lurah minim. Ketua Paguyuban Dukuh (Pandu) Bantul Sulistiyo Atmojo memprediksi tidak banyak warga lokal yang mencalonkan diri menjadi lurah karena tidak memiliki dana yang cukup, bahkan di desanya sendiri Desa Sumberagung, Kecamatan Jetis diprediksi hanya ada calon tunggal dalam pilurdes serentak tahun ini.
Jum'at, 11 Mei 2018 13:10 WIB