Jembatan Srandakan 3 Akan Menghubungkan JJLS di Selatan DIY
Pembangunan fisik Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) saat ini telah mencapai 84%. Untuk menghubungkan JJLS, nantinya akan dibangun Jembatan Srandakan 3.
Pembangunan fisik Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) saat ini telah mencapai 84%. Untuk menghubungkan JJLS, nantinya akan dibangun Jembatan Srandakan 3.
Beberapa waktu lalu, warga terdampak telah mendapatkan ganti rugi tanaman yang tumbuh di area tersebut, kini warga menuntut ganti rugi untuk tanah tersebut.
Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Energi Sumber Daya Mineral (PUP ESDM) DIY menemukan delapan bidang tanah yang masih belum dilakukan pembebasan tanah.
Pembangunan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) di Gunungkidul tinggal menyisakan ruas sepanjang 10 kilometer dan ditarget selesai di tahun ini.
Saat ini, masih ada pula delapan bidang tanah di wilayah Kabupaten Kulonprogo yang belum terdata. Sedangkan desain Jembatan Srandakan 3 masih dalam tahap review
Proses pengadaan lahan untuk proyek Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) pada segmen Kretek-Girijati atau yang biasa disebut Kelok 18 telah rampung.
Dinas PUP ESDM DIY selaku penanggungjawab untuk pengadaan tanah tersebut menyampaikan masih menunggu Izin Penetapan Lokasi (IPL) terbaru.
Pemerintah Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta, melayangkan surat permohonan pembayaran ganti rugi pembebasan lahan Jalan Jalur Lintas Selatan (JJL
Rest Area Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) yang berada di Kalurahan Nglindur, Girisubo, Gunungkidul telah selesai dibangun.
Jembatan Rowari yang terletak di JJLS di Kalurahan Tepus, Tepus viral karena banyak dikunjungi warga di setiap sore, tapi sekarang ditutup.