Rupiah Memimpin Pelemahan di Sejumlah Mata Uang Asia
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Selasa (18/9/2018). Kondisi ini sejalan dengan pelemahan nilai tukar rupiah.
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Selasa (18/9/2018). Kondisi ini sejalan dengan pelemahan nilai tukar rupiah.
Lembaga pemeringkat Moody's menyatakan kondisi fundamental ekonomi Indonesia saat ini masih bisa mengatasi pelemahan rupiah. Namun, jika pelemahan rupiah berlanjut semakin dalam, maka berpotensi menimbulkan dampak negatif yang lebih luas. Apalagi, pemerintah dan korporasi banyak bergantung terhadap pendanaan dari luar.
Bank Indonesia berharap masyarakat maupun pelaku usaha di Banua, Kalimantan Selatan dalam mendukung Pemerintah untuk memperkuat nilai tukar Rupiah terhadap Dolar.
Harga jual barang-barang elektronik terutama komputer dan laptop belum terpengaruh menemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar. Apalagi pada pameran dan bazar yang banyak diadakan oleh pengusaha komputer pada awal tahun ajaran baru ini.
Harga kedelai impor di beberapa pasar tradisional wilayah Jogja stabil tinggi. Berkisar antara Rp8.500-Rp9.330 per kilogram. Harga ini tidak banyak berubah sejak akhir Agustus lalu.
Kementerian Badan Usaha Milik Negara mendorong ekspor perseroan pelat merah yang bergerak di industri strategis. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
Nilai tukar rupiah yang melemah dan juga ancaman perang dagang dari Amerika Serikat, dinilai darurat segera diatasi. Jika tidak, perekonomian Indonesia diprediksi dapat terus merosot, ditambah lagi dengan neraca perdagangan dan pembayaran yang kini defisit.
Langkah Bank Indonesia untuk menaikkan suku bunga acuan sebanyak 100 basis poin (bps) selama tiga bulan terakhir dinilai mulai menunjukkan relatif stabilnya rupiah selama dua pekan terakhir. Kebijakan ini diambil untuk menjaga kestabilan nilai tukar dan meredam ketidakpastian yang muncul di pasar akibat langkah The Fed.
Jelang musim keberangkatan haji pada 2018, penukaran valuta asing terutama mata uang riyal di Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank (KUPVA BB) mulai ramai. Para calon jemaah haji biasanya menukarkan uang dalam nominal kecil di dalam negeri.
Menguatnya nilai mata uang dolar memberikan keuntungan bagi industri perhotelan. Tamu asing tidak hanya berbelanja kamar untuk menginap, tetapi juga membeli paket lainnya.