Jokowi Minta Agenda Strategis Tak Boleh Terhenti Meski Ada Pandemi
Presiden RI Joko Widodo menegaskan pelaksanaan sejumlah agenda-agenda strategis tidak boleh terhenti meski Indonesia dilanda pandemi Covid-19.
Presiden RI Joko Widodo menegaskan pelaksanaan sejumlah agenda-agenda strategis tidak boleh terhenti meski Indonesia dilanda pandemi Covid-19.
Gubernur Jawa Tengah mengancam menutup toko atau tenant di mal jika karyawan tak memakai masker dalam rangka menerapkan konsep New Normal di Jateng.
Akibat lockdown, ekonomi India diperkirakan akan mengalami kontraksi pada tahun ini. Hal ini dipicu oleh lesunya sisi permintaan dari ekonomi Negeri Bollywood tersebut.
Prospek ekonomi untuk negara-negara maju tahun ini telah suram lagi dalam sebulan terakhir karena pandemi Virus Corona telah bergulir mulai dari Asia hingga ke Amerika dengan pemulihan tajam berbentuk V, diperkirakan oleh kurang dari seperlima ekonom yang disurvei oleh Reuters.
Maret 2020 bisa dikatakan jadi titik balik perubahan perekonomian Indonesia. Sejak pandemi Covid-19 diumumkan resmi pada 2 Maret lalu, awan hitam mulai menyelimuti wajah perekonomian domestik.
Tak lama setelah dua kasus positif Covid-19 diumumkan Presiden pada 2 Maret lalu, masker, antiseptik atau hand sanitizer, dan disinfektan serta merta diburu banyak orang tapi langka di pasaran. Selain karena ulah spekulan, rupanya komoditas tersebut laris manis diekspor duluan ke berbagai negara.
Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia menyetujui pendanaan senilai US$700 juta untuk meningkatkan sistem perlindungan sosial maupun memperkuat sektor keuangan dalam mengatasi dampak Covid-19 di Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan menyatakan pemerintah melakukan berbagai cara untuk memajukan sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Salah satunya cara yang dilakukan ialah dengan memberikan pelatihan dan menyiapkan anggaran yang cukup besar untuk UMKM.
Pemerintah rela berdamai dengan virus corona demi memulihkan kondisi perekonomian di tanah air. Namun upaya untuk memutus rantai penyebaran virus corona di dalam negeri terus di lakukan.
Dampak negatif pandemi Covid-19 terhadap perekonomian Indonesia sangat signifikan. Salah satu indikator dampak tersebut adalah terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dialami lebih dari 2 juta orang.