Komisi VII Tegur Cara Komunikasi PLN
Wakil Ketua Komisi VII DPR Eddy Soeparno meminta PLN untuk memberikan penjelasan yang lugas, alih-alih menyertakan ungkapan lelucon dalam menghadapi kritik masyarakat terkait tagihan listrik.
Wakil Ketua Komisi VII DPR Eddy Soeparno meminta PLN untuk memberikan penjelasan yang lugas, alih-alih menyertakan ungkapan lelucon dalam menghadapi kritik masyarakat terkait tagihan listrik.
Membengkaknya tagihan listrik membuat PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) diminta untuk mengganti meter analog menjadi smart meter.
Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan Pemerintah dan PLN setiap harinya concern untuk menjamin pasokan listrik yang tidak saja cukup, tapi juga andal.
PT PLN (Persero) menyiapkan skema perlindungan lonjakan tagihan untuk mengantisipasi lonjakan drastis tagihan listrik sebagian konsumen. Langkah ini dilakukan akibat pencatatan rata-rata tagihan menggunakan rekening 3 bulan terakhir.
Untuk konsumsi listrik di sektor industri mengalami penurunan sebesar 25 persen dan sektor bisnis dan hotel turun sebesar 60 persen.
Untuk meringankan beban pelanggan rumah tangga perusahaan memberikan relaksasi kepada 1,93 juta pelanggan yang berpotensi mengalami kenaikan lonjakan listrik.
PLN memohon maaf atas ketidaknyamaan pelanggan. Perusahaan setrum negara mengklaim, pihaknya sedang membuat prosedur baru dalam pembayaran tagihan listrik agar dapat dilakukan secara otomatis sehingga terdapat formulasi baru.
Menanggapi kabar yang beredar di masyarakat bahwa banyak tagihan listirk yang membengkak, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyatakan tak pernah melakukan adjusment tarif listrik maupun cross subsidi.
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menyatakan bahwa dalam beberapa waktu terakhir, tidak ada penaikan tarif listrik.
Hingga saat ini, PT PLN telah menyalurkan stimulus listrik industri dan bisnis kecil 450 VA pra bayar maupun pascabayar.